suplemenGKI.com

KETIKA TUHAN BERSAMAKU

Yesaya 35:3-7

 

Pengantar
Hidup yang penuh dengan tantangan dan penderitaan bukanlah merupakan sebuah pilihan, tetapi menjadi bagian yang harus dijalani oleh setiap orang. Adakalanya seseorang akan mencari pelarian melalui hal-hal yang menjauh dari jalan Allah dan menutup diri dari kehidupan dunia, sehingga membuatnya menjadi terkekang. Dalam kondisi yang serba tak menentu, seharusnya orang percaya perlu mengambil sikap untuk tetap mendekat pada karya keselamatan Allah yang memberikan sukacita atas kerapuhan manusia.

Pemahaman

  • Ayat 4b-7       :   Apa sajakah dampak kehadiran Tuhan dalam karya keselamatan-Nya yang dirasakan oleh umat?
  • Ayat 6             :   Mengapa penulis menghadirkan padang gurun sebagai metafora keselamatan Allah?

Yesaya 35 merupakan kebalikan dari pasal 34 yang berisikan keadaan-keadaan buruk dan hukuman-hukuman yang akan dinyatakan oleh Allah. Sementara pasal 35 berisikan hal-hal yang indah yang akan terjadi pada saat Allah menyelamatkan umat-Nya. Allah memberikan tugas secara khusus kepada para nabi dan hamba-hamba-Nya untuk menguatkan serta memberi semangat pada orang-orang yang lesu dan tawar hati (ayat 3-4a). Melalui Yesaya, Allah memberikan kepastian pada umat-Nya, yakni Ia akan memberikan seorang Penyelamat untuk memberikan penghiburan dan mengadakan pembalasan terhadap musuh (ayat 4b). Penulis kitab menggambarkan keadaan yang akan terjadi pada saat Allah menyatakan diri-Nya melalui karya keselamatan yang diberikan: mata orang buta akan dicelikkan, telinga orang tuli akan dibuka, orang lumpuh akan melompat, dan orang bisu akan bersorak (ayat 5-6).

Penulis juga menghadirkan padang gurun sebagai metafora keselamatan Allah (ayat 6). Realitanya padang gurun menghadirkan lingkungan yang sulit bagi sebagian besar bentuk kehidupan. Manusia tidak dapat bercocok tanam. Menemukan air untuk hewan gembalaan juga merupakan sebuah tantangan. Banyak orang mati saat mencoba menyeberangi gurun karena kehabisan air. Penulis menggambarkan padang gurun sebagai keselamatan Allah karena karya keselamatan akan mengubah apa yang nampaknya penuh penderitaan menjadi indah. Karya keselamatan menyatakan kehadiran dan keterlibatan Allah dalam hidup umat-Nya. Secara keseluruhan, melalui bacaan ini kita diingatkan bahwa pada saat Allah hadir dan terlibat aktif dalam diri kita, maka karya keselamatan-Nya akan memberikan sukacita yang sempurna. Bahkan kita juga semakin memiliki kerinduan untuk menyatakan kehadiran dan karya keselamatan Allah bagi sesama.

Refleksi
Marilah kita merenungkan: Apa yang saudara rasakan ketika Tuhan hadir dalam kehidupan sehari-hari? Saudara, ada begitu banyak yang kita rasakan dan syukuri ketika Tuhan hadir memimpin dan menyelamatkan kehidupan kita. Ia memberikan ketenangan, kedamaian, dan sukacita, yang mampu menggantikan kepanikan serta ketakutan dalam hidup. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa belajar peka pada kehadiran Tuhan.

Tekadku
Tuhan, terimakasih atas karya keselamatan-Mu yang menolong hidupku. Mampukanku untuk mensyukuri kehadiran-Mu dengan selalu berjalan bersama-Mu, baik dalam suka dan duka.

Tindakanku
Sebagai ungkapan syukur atas kehadiran Allah dalam hidupku, aku akan memberi diri untuk berjalan bersama dengan Allah dan menyatakan kasih kuasa-Nya dalam gaya hidup sehari-hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«