suplemenGKI.com

Rabu, 8 Agustus 2018

07/08/2018

MANUSIA BARU: APANYA YANG BARU?

Efesus 4: 25-32

 

Pengantar
Ular adalah satu binatang yang sering mengganti kulit. Setiap beberapa tahun ia akan menggantikan kulitnya menjadi kulit yang baru yang lebih baik. Sekalipun dia selalu menggati kulitnya, tetapi sifat dasarnya tetap ular.  Yang diganti hanya kulitnya. 

Lalu apa yang membedakan kita dengan ular: Ular mengalami perubahan pada kulitnya tetapi tidak mengalami perubahan dalam dirinya, hati dan sifat dasarnya. Sedangkan manusia,  ketika percaya kepada Tuhan mengalami satu perubahan bukan pada kulitnya tetapi dalam hatinya, sifat dan karakter hidupnya.  Ia menjadi manusia baru yang mengalami pembaharuan hati.  Apakah kita telah sungguh-sungguh menjadi manusia baru ataukah hanya seperti ular yang berubah kulitnya saja? Marilah kita renungkan.

Pemahaman

  • Ayat 25-32: Perubahan apa sajakah yang tampak dalam perbuatan manusia baru?
  • Mungkinkah  manusia mengalami perubahan total dalam karakternya?

Manusia baru adalah manusia yang memiliki kualitas karakter seperti yang ALLAH kehendaki bukan apa yang diri sendiri kehendaki. Paulus memberikan contoh-contoh karakter yang diperbarui , antara lain hidup benar dalam  perkataan, mampu mengendalikan diri dalam amarah,  hidup jujur dan bekerja keras, memiliki hati murni ,  penuh kasih dan pengampunan.

Karakter dan perbuatan baik itu bisa dihasilkan bila orang percaya memperoleh pikiran KRISTUS; ia terus belajar dari kualitas karakter dan kehidupan KRISTUS.  Ini adalah perubahan dari segala sesuatu, dari pikiran, perasaan, kecerdasan, kehendak, keinginan manusia. Jadi perubahan itu bukan sekedar ganti kulit; tapi perubahan total dari dalam hati dan pikiran. Ini menghasilkan perubahan mendasar yang lebih konstan. Sesungguhnya Roh Kudus menguasai tubuh dan jiwa dan akal dan hati manusia.  Hidup manusia baru berpangkal pada TUHAN dan berlangsung di bawah kuasa dan pimpinan TUHAN

Proses untuk berubah menjadi manusia baru ini memang tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama serta kadang bisa sangat menyakitkan. Tetapi bila kita telah berhasil mencapainya maka kita akan menjadi orang yang paling berbahagia di dunia ini. Inilah jenis kehidupan yang dijalani oleh Yesus Kristus ketika Dia menjalani hidup sebagai manusia di dunia ini. Dan tujuan utama Yesus datang ke dunia ini adalah untuk menularkan kehidupan baru ini kepada setiap orang yang bersedia untuk menjadi muridNya.

Refleksi
Dalam keheningan, pandanglah  gambar YESUS.  Apakah wajah kehidupan Saudara telah berpadanan dengan wajah KRISTUS? Apakah masih ada karakter Saudara yang sulit untuk diubah menjadi lebih baik ?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk sedia Engkau ubahkan menjadi manusia baru; mampukanlah aku untuk setia hidup benar dan menghasilkan buah perbuatan baik. 

Tindakanku
Aku akan terus belajar mengenal kehidupan KRISTUS dari kesaksian Alkitab sehingga hidupku pun diubahkan oleh Sang Firman

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«