suplemenGKI.com

Rabu, 8 Agustus 2012

08/08/2012

Mazmur 34:7-11

Sikap Hidup Ditengah Situasi Sulit

Situasi sulit pasti hadir dalam kehidupan setiap orang, tidak terkecuali dalam hidup setiap orang percaya.  Dalam menghadapi situasi sulit banyak orang yang kemudian menjadi sangat kuatir dan cemas, putus asa, atau bahkan ada yang melakukan hal-hal yang membahayakan dirinya sendiri serta orang lain.  Tidak jarang dalam situasi sulit akhirnya orang kehilangan kendali dalam hidupnya untuk tetap melakukan hal-hal baik dan benar.  Apalagi untuk tetap memiliki pengharapan di dalam Tuhan.  Banyak orang mengatakan itu ‘sulit’.  Namun apakah tidak mungkin dilakukan?  Daud, sang pemazmur, mengajak setiap kita kembali belajar untuk memiliki sikap yang benar dalam situasi sulit.

Pertanyaan Penuntun:

  1. Apa yang Daud lakukan saat situasi sulit sebagai sikap yang dipersembahkan kepada TUHAN? (ayat 7)
  2. Bagaimana pula sikap TUHAN terhadap Daud? (ayat 7-8)
  3. Apa ajakan Daud bagi setiap orang percaya dalam berbagai situasi bahkan dalam situasi sulit sekalipun? (ayat 9-11)
  4. Situasi seperti apa yang kita hadapi saati ini?  Lalu bagaimana sikap hidup yang kita persembahkan kepada Tuhan?

 

RENUNGAN    
Mazmur 34 ini diberi judul ‘Dalam perlindungan TUHAN’.  Dalam situasi seperti apa seseorang membutuhkan perlindungan?  Pertama, pasti dalam keadaan bahaya, situasi sulit, situasi di mana seseorang tidak dapat menolong atau menyelamatkan dirinya sendiri.  Itulah yang dialami Daud.  Dalam bagian ini Daud dalam pelarian karena dikejar Saul dan bertemu dengan Abimelekh, seorang imam di Nob.  Ketika Daud bersama-sama dengan Abimelekh di Nob, dia menjumpai bahwa ternyata salah satu pelayan TUHAN yang bersama dengan Abimelekh adalah seorang pegawai Saul yang menjadi pengawas gembala-gembala.  Oleh sebab itu Daud berpikir harus segera pergi dari Nob, dan dia berpura-pura tidak waras di hadapan Abimelekh sehingga mereka membiarkan Daud pergi.  Daud mengalami kelepasan dalam situasi sulit.  Kedua, dalam situasi dimana seseorang sudah sekian waktu menghadapi situasi sulit dan sudah berseru meminta pertolongan.  Dalam situasi seperti itu seseorang bisa putus asa dan tidak lagi bisa melakukan tindakan yang baik dan benar.

Lalu bagaimana dengan Daud?  Dari ayat 7-8 menunjukkan dengan jelas apa yang Daud lakukan dalam situasi sulit.  Ayat 7 ‘orang yang tertindas ini berseru’.  Daud memiliki sikap hidup yang baik dan benar pada saat menghadapi situasi sulit yaitu berseru kepada TUHAN, yang dia percayai.  Sungguh sikap hidup yang benar, sekaligus tidak mudah namun bisa dilakukan (= diusahakan) dalam hidup kita sebagai orang percaya.  Lalu bagaimana sikap TUHAN terhadap Daud?  Ayat 7-8 ada beberapa kata yang menunjukkan tindakan TUHAN atas Daud, yaitu ‘mendengar’, ‘menyelamatkan’, ‘meluputkan’.  TUHAN mendengar dan menyatakan pertolongannya kepada Daud pada saat dia berseru kepada-Nya.  Oleh sebab itu Daud mengajak setiap orang percaya untuk mencari perlindungan hanya kepada-Nya dan takut akan Dia (ayat 9-10).  Orang yang seperti itu akan mengecap (= merasakan) dan melihat kebaikan TUHAN bekerja dalam hidupnya.

Situasi seperti apa yang saudara hadapi saat ini?  Apabila saat ini yang sedang saudara hadapi adalah situasi baik (aman, nyaman, damai, lancar) berserulah kepada TUHAN untuk bersyukur pada-Nya.  Dan apabila saat ini saudara sedang menghadapi situasi sulit, juga berserulah kepada-Nya untuk meminta pertolongan dengan iman dan pengharapan.  Milikilah sikap hidup yang baik dan benar dalam situasi apapun.  TUHAN mendengar dan bertindak sesuai janji-Nya.  Mari tetap berseru kepada TUHAN!

Tetap berseru kepada TUHAN dalam situasi sulit adalah wujud iman yang teguh

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«