suplemenGKI.com

Bacaan : Mazmur  50 : 1 – 7

Tuhan tampil Bersinar

PENGANTAR

Ketika kita beribadah pada hari Minggu, kita telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, berpakaian rapi, mempersiapkan persembahan yang terbaik dan lain sebagainya. Namun tahukah kita, kepada siapakah kita beribadah ? atau dalam ibadah nanti yang paling utama kita akan berjumpa siapa ? renungan hari ini akan mengingatkan kita kepada siapa kita beribadah ?

PEMAHAMAN

  1. Tuhan memperkenalkan Diri-Nya kepada pemazmur sebagai siapa ? ( ayat 1 )
  2. Bagaimana Allah tampil di Sion ? ( ayat 2 )
  3. Apa yang hendak dilakukan Allah ketika Dia hadir di tengah-tengah umat-Nya ? ( ayat 3-7 )

Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya di Sion kepada umat dan pemazmur sebagai Yang Mahakuasa. Pemazmur dan umat perjanjian lama tahu betul siapa Allah Yang Mahakuasa itu. Dia adalah Allah pencipta alam semesta, Allah yang berkuasa atas segala yang ada alam semesta dan di sorga. Dia adalah Allah Yang Mahamulia yang tampil bersinar di Sion. Dia sajalah yang patut menerima segala puji dan hormat dan kemuliaan dari manusia. Dialah Allah yang memperkenalkan diri kepada Musa sebagai Aku adalah Aku, yang di kenal oleh orang Yahudi sebagai YHWH atau Yahwe. Dengan demikian kita diingatkan bahwa ketika kita beribadah pada hari Minggu kepada siapakah kita beribadah ? kita beribadah kepada Tuhan Allah Yang Mahakuasa. Dalam ibadah kita akan berjumpa dengan Allah yang Mahamulia yang tampil bersinar. (ayat 2). Dia datang dengan kemuliaan-Nya (ayat 3) untuk mengadili umat-Nya (ayat 4-5) agar umat datang kepada-Nya dengan hati yang tulus. Kebanyakan umat pada jaman pemazmur datang beribadah dengan membawa korban persembahan. Namun ternyata Tuhan tidak membutuhkan korban persembahan umat. Yang Tuhan butuhkan adalah persembahan syukur umat. Dari mana dan berupa apa persembahan syukur yang terbaik itu ? Persembahan syukur yang terbaik adalah berasal dari hati yang takut akan Tuhan.

Sekarang tahukah saudara ? kepada siapa saudara beribadah ? kepada Tuhan Allah yang Mahakuasa dan Mahamulia. Dan tahukah saudara apa yang diinginkan Tuhan dalam ibadah ? yang di inginkan Tuhan dalam ibadah adalah persembahan syukur yang lahir dari hati yang takut akan Tuhan yaitu hidup saudara sendiri.

REFLEKSI

Marilah kita merenungkan : sadarkah saudara bahwa dalam setiap ibadah yang saudara lakukan saudara berjumpa dengan Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Mahamulia ?  bagaimana sikap saudara ?

TEKADKU

Ya Tuhan Allah ! ampunilah karena saya selama ini kurang menyadari bahwa dalam ibadah saya berjumpa dengan Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Mahamulia. Namun saya kurang menghargai Tuhan.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya harus mengubah sikap hati ketika beribadah kepada Tuhan. Harus dengan hati yang takut akan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«