suplemenGKI.com

Mazmur 126:1-3

Mengingat Kebaikan Tuhan

 Mazmur ini merupakan pujian dan permohonan yang dinaikkan oleh umat pada saat mereka berziarah ke Bait Allah.  Mereka bersama-sama mengagungkan nama TUHAN dengan mengingat dan menyebut kebaikan Tuhan yang membawa pulang ke Yerusalem bahkan pemulihan Tuhan atas Sion sebagai pusat tempat ibadah yang dahulu pernah hancur.Mereka bersyukur atas kebaikan Tuhan yang memulihkan Sion sehingga mereka kembali dapat beribadah kepada Tuhan.

Pertanyaan Penuntun Pemahaman Alkitab:

  1. Bagaimana mereka menyadari kebaikan Tuhan yang memulihkan keadaan? (ay.1-2)
  2. Bagaimana perasaan mereka rasakan setelah sadar akan kebaikan Tuhan? (ay.1-2)
  3. Apakah kita menyadari kebaikan yang telah Dia kerjakan dalam hidup kita?
  4. Bagaimana kita mengungkapkan rasa syukur atas kebaikan Tuhan yang telah kita rasakan?

 RENUNGAN

Adalah perlu dan bermanfaat apabila terkadang kita bernostalgia dengan masa lalu.  Hal itu akan memotivasi diri kita kembali agar menjadi lebih baik atau belajar dari peristiwa masa lalu.  Apalagi bernostalgia tentang kebaikan Tuhan, akan membawa kita bersyukur dan menyadari bahwa kita membutuhkan Dia setiap saat.  Itulah yang dilakukan umat Israel ketika mereka beribadah di rumah Tuhan.  Mereka memuji Tuhan dengan menyebut kebaikan-Nya terutama Dia yang telah memulihkan Sion sebagai pusat tempat ibadah mereka (ay.1).  Mereka bersyukur sebab di Sion ibadah dapat dirayakan lagi dan itu membuat mereka bersukacita karena keadaan yang tadinya menyedihkan menjadi keadaan sejahtera dan baik. 

 Dalam bagian ini umat Tuhan menyebutkan bahwa ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, keadaan mereka seperti orang bermimpi.  Menghadapi perubahan yang luar biasa (= ajaib, menakjubkan, perubahan yang radikal) itu umat Tuhan merasa seperti mimpi.  Dan pada waktu mereka menyadari perbuatan Tuhan maka mereka tertawa kegirangan di mana mulut mereka penuh dengan tertawa dan lidah mereka bersorak-sorai (ay.2).  Melihat kebaikan Tuhan atas Sion yang dipulihkan-Nya dan umat Tuhan bersukacita maka bangsa-bangsa yang tadinya mengolok Israel dengan bertanya: “Dimanakah Allah mereka?” kemudian sadar lalu berkata: “TUHAN telah melakukan perkara yang besar bagi orang-orang ini”.  Karena perbuatan Tuhan atas Sion dan sukacita yang diungkapkan umat Tuhan itu maka bangsa-bangsa lain di sekitar yang tadinya menganggap Allah tidak sanggup mempertahankan kehidupan umat-Nya, kemudian mengakui dan kagum atas kuasa dan karya-Nya. 

 Sesungguhnya Allah yang telah melakukan perbuatan besar bagi Israel adalah Allah yang kita percaya hari ini.  Allah tidak pernah pasif atau tinggal diam melihat umat-Nya menderita.  Sesungguhnya Allah bertindak tidak semata-mata tergantung pada permohonan dan kebutuhan manusia, karena Dia tahu saat dan cara yang tepat menyatakan pertolongan-Nya.  Sekecil apapun peristiwa dalam hidup kita, apakah kita senantiasa menyadari bahwa itu kebaikan-Nya?  Apapun yang menjadi pergumulan kita hari ini, marilah saat ini kita kembali mengingat kebaikan Tuhan yang telah kita alami dalam hidup kita agar kita kembali berserah dan bersyukur atas kebaikan-Nya itu.  Biarlah pengalaman menerima kebaikan Tuhan pada masa lalu menjadi kekuatan dan rasa syukur kita hari ini, sehingga kita kembali melangkah dengan penuh iman menatap masa depan.  Tuhan pasti memberi kekuatan dan pertolongan sesuai waktu dan cara-Nya.  Nantikan karya-Nya!  

 Ingatlah kebaikan yang telah Dia nyatakan agar dapat menjalani hidup setiap hari dengan rasa syukur.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*