suplemenGKI.com

HATI YANG MERINDU

Mazmur 119:33-40

 

Pengantar
Rasa cinta itu unik. Cinta membuat hati sepasang kekasih tak terpisahkan seperti magnet. Keduanya merasa ingin selalu dekat. Jika berpisah beberapa saat saja, rasa rindu segera menyerang. Siang dan malam, wajah sang kekasih selalu terbayang. Apa yang sang kekasih ucapkan selalu terngiang. Cinta dan rindu membuat orang selalu ingin memegang tangan sang kekasih seolah tak mau melepaskannya. Bukan hanya cinta sepasang kekasih namun demikian pula adanya cinta kita kepada TUHAN. Bila kita sungguh merasa dicintai TUHAN dan mencintai TUHAN maka kita akan selalu merindukan suara sabda-Nya. Dengan mudah kita akan mengikuti apa yang diinginkan-Nya dan selalu memegang perintah-Nya. Apakah relasi Anda dengan TUHAN dan Firman-Nya juga seperti itu? Marilah kita merenungkannya! 

Pemahaman

  • Ayat 33: Mengapa Pemazmur ingin memegang  ketetapan-ketetapan TUHAN sampai akhir?
  • Ayat 34: Apakah arti memegang Taurat TUHAN dan memeliharanya dengan segenap hati?
  • Ayat 35 : Bagaimanakah perasaan Pemazmur ketika hidup menurut petunjuk-petunjuk TUHAN?
  • Ayat 36-40: Apakah yang membuat Pemazmur mau hidup dekat dengan Firman TUHAN?

Setiap orang beriman membutuhkan Firman TUHAN. Namun tidak semua orang setia membaca, mendengarkan, merenungkan apalagi melakukan Firman TUHAN. Bahkan bagi sebagian orang, membaca dan mendengarkan Firman TUHAN bisa menjadi beban yang menekan. Oleh karena itulah  tak semua orang menyediakan waktu untuk membaca Alkitab setiap hari. Padahal Firman TUHAN adalah makanan rohani yang akan menyehatkan iman sehingga orang beriman tangguh menghadapi  perjuangan hidup. Firman TUHAN adalah  pelita dan terang yang menuntun perjalanan ke tempat yang benar.

Pemazmur ( Daud ) tidaklah bersikap demikian. Dia menjunjung tinggi Firman TUHAN. Bahkan Dia sangat mencintai TUHAN dan Firman-Nya sehingga memiliki hati yang merindukan Firman TUHAN. Cinta dan kerinduan mendalam pada Firman TUHAN membuatnya ingin selalu dekat dengan Firman TUHAN, ingin selalu memegang Firman TUHAN sampai akhir hidupnya dan menyukai Firman TUHAN setiap saat. Dia memiliki hasrat yang besar untuk selalu mendengar dan hidup mengikuti Firman TUHAN.

Tanpa cinta dan kerinduan yang mendalam, maka Firman TUHAN akan menjadi beban yang ingin dihindari.  Marilah kita mensyukuri cinta TUHAN yang besar dengan mencintai-Nya dan merindukan Firman-Nya. Bacalah, dengarkanlah dan lakukan Firman TUHAN dengan penuh cinta dan kerinduan. 

Refleksi
Dalam keheningan, sadarilah seberapa besar cinta dan kerinduan Anda dan keluarga Anda pada TUHAN dan Firman-Nya. 

Tekadku
Ya TUHAN, pertajam batinku dan batin keluargaku untuk selalu mencintai dan merindukan Firman-Mu

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan mengajak keluargaku untuk membaca Alkitab setiap hari dengan penuh cinta dan kerinduan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*