suplemenGKI.com

Rabu, 6 Mei 2020

05/05/2020

Hidup Karena Firman Tuhan

Bacaan Yohanes 8:48-59

 

Pengantar
                Pernahkah kita berjumpa dengan orang yang nyata-nyata salah namun menganggap dirinya benar, bahkan akhirnya menyalahkan kita? Menurut saudara seberapa sulitnya menasihati orang yang bersalah, supaya ia kembali ke jalan yang benar? Atau bagaimana cara saudara menasihati orang yang bersalah kepada anda? Atau beranikah kita menasihati orang yang bersalah, yang kita kenal? Mari kita belajar dari kebenaran firman Tuhan yang kita baca saat ini? 

Pemahaman

Ay 48, Mengapa orang-orang Yahudi begitu keras kepada Yesus?

Ay 49-51, Apa yang menjadi jawaban Yesus bagi orang-orang Yahudi?

Ay 52-53, Apa jawaban orang-orang Yahudi terhadap pernyataan Yesus?

Ay 54-55, Apa yang Yesus jelaskan tentang diri-Nya dan Bapa-Nya?

Ay 56-57, Apa yang menjadi sanggahan bagi orang-orang Yahudi terhapat penyataan Yesus?

Ay 58-59, Pernyataan Yesus apakah yang membuat orang-orang Yahudi marah?

Bagian ini tidak terlepas dengan perikop sebelumnya, dimana dengan bangganya orang-orang Yahudi menyebut dirinya keturunan Bapa Abraham. Namun dengan keras Yesus mengatakan bahwa orang-orang Yahudi tersebut adalah hamba dosa dan bapanya adalah iblis (ay 44). Karena telah berulang kali mereka tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Yesus, bahkan berusaha ingin membunuh-Nya (ay 37). Yesus juga memberikan alasan kepada mereka bahwa Bapa mereka bukan Abraham karena ketika Yesus menyatakan kebenaran, mereka tidak mau menerimanya. Bahkan Yesus menantang mereka untuk membuktikan bahwa Yesus berdosa? (ay 46). Tetapi yang terjadi orang-orang Yahudi tidak mau percaya kepada Yesus dan kebenaran-kebenaran-Nya. Maka dengan Tegas Yesus menyatakan bahwa mereka bukan berasal dari Allah.

Hal inilah yang membuat orang-orang Yahudi marah kepada Yesus, sehingga mereka menyatakan bahwa Yesus dari Samaria dan dikuasai oleh setan. Yesus dengan tegas menolak kalau DIA dikuasai setan, namun Dia sedang menghormati Bapa-Nya. Yesus mengatakan barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.

Orang-orang Yahudi semakin yakin bahwa Yesus dikuasi oleh setan karena berbicara tentang hidup kekal, sedangkan Yesus masih muda. Yesus belum tahu Abraham dan juga para nabi yang telah ada sebelum Yesus ada.

Yesus kembali menegaskan bahwa Ia telah ada sebelum Abraham ada (ay 58), penegasan ini menyatakan keilahian Yesus. Mendengar pernyataan Yesus tersebut, mereka bertambah marah dan mengambil batu untuk melempari Yesus, namun Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

Refleksi
Ambil waktu untuk merenungkan: Seberapa siapkah kita dikoreksi oleh kebenaran firman Tuhan? Ataukah kita marah ketika kebenaran firman-Nya mengkoreksi hidup kita?

Tekadku
Ya Tuhan, seringkali kami mendengarkan firman-Mu dan kami senang kalau firman-Mu itu menyenangkan hati kami. Namun seringkali kami tidak siap kalau firman-Mu itu mengkoreksi hidup kami. Berilah kami hati yang lapang untuk menerima firman-Mu. Amin

Tindakanku
Mensyukuri kalau setiap hari firman-Nya masih berbicara kepada saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»