suplemenGKI.com

Rabu, 6 Juni 2018

05/06/2018

The Gift of Freedom

Mazmur 130:7,8

 

Pengantar
Pada awal Abad Pertengahan banyak orang-orang dari Bangsa Slavia yang ditangkap dan dijadikan budak, yang dikenal dengan istilah “Slave”. Bukti dari perbudakan sudah ada dan terjadi di berbagai kebudayaan, dan dikenal dalam peradaban masyarakat kuno (Mesir Kuno, Yunani Kuno, Kekaisaran Romawi, Tiongkok Kuno, dll). Sesungguhnya tak seorangpun ingin menjadi budak. Setiap manusia pastilah menginginkan kebebasan. Ketika seseorang merasa tertindih beban, usaha apakah yang dapat dilakukannya supaya ia merasa terbebas?

Mari kita melihat apa kata Pemazmur!

Pemahaman 

  • Ayat 7          : Kepada siapakah kita harus berharap?
  • Ayat 8          : Dari apa kita akan dibebaskan? 

Mazmur ini merupakan ratapan dan doa tobat yang mengungkapkan pengharapan pada Allah yang penyayang dan pengampun. Pemazmur mengungkapkan keinsyafannya akan dosa dan menaruh kepercayaan pada Tuhan yang berbelas kasih. Berdasarkan rasa percaya itu Pemazmur mengajak seluruh umat agar tetap percaya dan berseru pada Tuhan. Pada ayat 1 ada kalimat kiasan “Jurang yang dalam”. Ini hendak menggambarkan keadaan dosanya yang begitu dalam, yang memisahkan antara umat dengan Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita pernah menemui hal-hal yang membuat pertumbuhan kerohanian kita terhambat, juga hubungan kita dengan Allah terasa jauh.  Apakah sebabnya? Dosa, kesibukan bahkan mungkin ego kita yang membuat kita terhambat untuk bertumbuh dan menjauh dari Allah. Tindakan apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki semua itu? Mari mencari Tuhan dengan kesungguhan hati. Sebab Tuhan masih berkenan untuk kita temui, dan berserulah kepada-Nya sebab Ia dekat dengan kita.

Refleksi
Dalam keheningan, mari kita menghadap hadirat-Nya dengan hati tulus. Mari nikmati kehadiran-Nya dalam seruan pengharapan dan kerinduan penuh akan lawatan tangan-Nya.

Tekadku
Tuhan, mampukanlah aku selalu merindukan Engkau seperti pohon yang membutuhkan aliran air. Mantapkanlah kerinduanku  untuk selalu berseru kepadamu di segala musim kehidupan. Dekatkanlah aku selalu dengan-Mu agar aku dapat merasakan kebebasan dan pengampunan-Mu.

Tindakanku
Aku akan selalu membawa diriku dan keluargaku datang kehadirat Tuhan melalui:
-  Saat teduh bersama
-  Perenungan firman Tuhan bersama
-  Beribadah bersama
-  Saling menguatkan dan mengingatkan agar selalu berpengharapan pada Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»