suplemenGKI.com

Rabu, 6 April 2016

05/04/2016

MISTERI KEHIDUPAN

Wahyu 5:1-10

 

PENGANTAR
Ada banyak hal yang dapat kita gunakan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan yang kita alami dalam hidup kita. Salah satu di antaranya adalah kecerdasan kita. Manusia adalah makhluk yang cerdas, dan dengan kecerdasan yang kita miliki kita berusaha mempelajari kehidupan kita di muka bumi ini. Kita berharap bahwa pemahaman yang lebih baik akan kehidupan ini akan meringankan penderitaan yang kita hadapi. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Kehidupan kita terlalu misterius dan terlalu rumit untuk kita pahami dengan kemampuan manusiawi kita.

PEMAHAMAN

Ay. 1-4        Gulungan kitab yang dilihat di sini melambangkan kehidupan manusia di dunia. Dalam hal apa sajakah gulungan kitab itu menggambarkan kehidupan manusia? Apa yang membuat Yohanes (penulis kitab Wahyu ini) sangat sedih?

Ay. 5-10      Siapakah yang layak membuka gulungan kita tersebut? Mengapa demikian? (lihat ay.9-10)

Ada beberapa hal yang digambarkan oleh gulungan kitab tersebut mengenai kehidupan manusia di dunia, yaitu: 1) sama seperti gulungan kitab itu berada di tangan Tuhan, demikian pula kehidupan manusia berada sepenuhnya di tangan-Nya, 2) sama seperti gulungan kitab itu penuh dengan tulisan (hingga harus ditulis di kedua sisinya, dalam dan luar) demikian pula kehidupan manusia yang rumit dan penuh misteri, 3) sama seperti gulungan kitab tersebut tidak dapat dibuka oleh siapa pun, demikian pula misteri kehidupan manusia tidak dapat dipahami oleh siapa pun. Karena itu, Yohanes sangat sedih. Jika tidak ada seorang pun yang layak membuka gulungan kitab tersebut, maka misteri kehidupan manusia juga tidak terpecahkan.

Keprihatinan Yohanes segera terjawab karena ternyata Yesus Kristus dinyatakan layak untuk membuka gulungan kitab tersebut. Kristus layak membuka gulungan kitab tersebut karena Ia telah mati untuk menebus seluruh umat manusia (ay. 9). Di samping itu, Kristus juga telah menjadi Raja bagi seluruh umat manusia yang akan ikut memerintah bersama Dia (ay. 10). Dengan demikian, oleh Kristus kita bukan saja sanggup memahami kehidupan kita yang penuh misteri, namun juga sanggup menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang ada di dalamnya.

REFLEKSI
Apakah imanku kepada Kristus memberi aku keberanian untuk menghadapi kehidupan yang penuh tantangan dan kesulitan? Apakah aku percaya sepenuhnya bahwa seluruh masa depanku berada di tangan-Nya?

TEKADKU
Tuhan, berilah aku hikmat untuk memahami kehidupan yang penuh misteri ini. Juga, berikan aku keberanian untuk menghadapi tantangan dan kesulitan dengan iman yang teguh.

TINDAKANKU
Aku akan menyerahkan seluruh kekuatiranku akan masa depanku kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»