suplemenGKI.com

PENOLONG YANG SEJATI

Mazmur 146:5-10

 

Pengantar
Sebuah artikel dalam jurnal Surgical Technology International (Teknologi Bedah Internasional) mengatakan bahwa menatap layar ponsel dengan posisi kepala tertunduk itu setara dengan menahan beban seberat 27 kg di leher. Jika kita memikirkan bahwa jutaan orang di seluruh dunia menghabiskan rata-rata 2-4 jam setiap harinya untuk membaca dan mengirimkan pesan pendek dengan ponsel mereka, tidak heran apabila makin banyak orang yang mengalami masalah pada leher dan tulang belakang mereka sebagai akibat dari kebiasaan tersebut. Terbebani oleh masalah hidup sehari-hari juga dengan mudah membuat hati kita lesu dan tertunduk. Betapa seringnya kita dibuat berkecil hati oleh masalah-masalah yang kita hadapi dan oleh kebutuhan orang-orang yang kita kasihi. Beban-beban tersebut akan terasa ringan jika kita memiliki penolong sejati yang memahami dan turut memikul beban-beban kita.

Pemahaman

  • Ayat 5             : Apa yang terjadi jika seseorang menaruh harapannya kepada Tuhan?
  • Ayat 6-7a       : Apakah yang menjadi dasar seseorang berharap hanya kepada Tuhan?
  • Ayat 10          : Apa yang dapat saudara pelajari dari ayat bacaan hari ini?

Sebelumnya pemazmur mengingatkan kepada kita untuk tidak berharap kepada manusia yang fana, yang mana tubuh dan pemikirannya akan kembali ke tanah. Pemazmur mengajak kita untuk meminta pertolongan dan menaruh pengharapan hanya pada Allah Yakub. Pemazmur mengatakan bahwa orang yang menjadikan Tuhan sebagai penolong dan pengharapannya akan benar-benar berbahagia (ayat 5). Pengharapan ini tak lain didasari atas karya Allah yang menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya. Dia adalah Pencipta bumi, dan oleh sebab itu Ia memiliki segala kuasa dalam diri-Nya, dan kekuasaan terhadap segala makhluk. Semua yang berasal dari pada-Nya akan bergantung kepada-Nya.  Dia menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan oleh sebab itu lengan-Nya tidak kurang panjang untuk menyelamatkan. Dengan belas kasih dan keadilan-Nya, Ia menjamah dan memulihkan setiap manusia dari dosa, penyakit, penindasan dan penderitaan (ayat 7-9). Melalui bacaan hari ini, kita dapat melihat bahwa Tuhan adalah Raja yang berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya (ayat 10). Ia mengasihi dan mengangkat kita dari segala beban-beban. Dia adalah Allah yang kesetiaan-Nya tak tergoyahkan dan pelindung bagi orang-orang tertindas. Ini adalah sukacita besar bagi kita, sebab Allah selalu mempedulikan hidup kita. Terlepas siapa dan apa latar belakang kehidupan kita, Ia tetap setia dan adil. Pertolongan Tuhan selalu datang tepat pada waktunya.

Refleksi
Kepada siapakah saudara meminta pertolongan ketika menghadapi hal-hal yang tidak mengenakkan dalam hidup? Kepada Tuhan atau kepada yang lain? Karya penyertaan dan pemeliharaan Tuhan tidak akan pernah berakhir dalam hidup kita. Bukankah hal ini yang mendorong kita untuk terus percaya dan meminta pertolongan kepada-Nya?

Tekadku
Ya Tuhan, ajarku dan seisi rumahku untuk selalu percaya dan berharap hanya kepada-Mu. Aku mau memiliki iman yang teguh dan selalu bersyukur atas pertolongan-Mu.

Tindakanku
Mulai hari ini, aku belajar untuk selalu bersyukur atas pertolongan Tuhan dan mengajak keluargaku untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap pergumulan yang dihadapi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*