suplemenGKI.com

Rabu, 4 Maret 2020

03/03/2020

Bacaan : Matius 18 : 10-14

Tema : Kasih kepada yang terhilang

PENGANTAR
Dalam konteks bacaan kita, kata “anak kecil” dalam bagian ini muncul di ayat 1-5, ayat 10. Figur anak kecil yang digunakan sebagai jawaban yang kontras dari para murid yang bertanya, “ siapakah yang terbesar dalam kerajaan sorga” ? terhadap pertanyaan itulah maka Tuhan Yesus, mengambil anak kecil dan menempatkannya ditengah-tengah mereka. Dan berkata, “…….Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga”. Dari jawaban Yesus di sini, hendak menekankan penghargaan kepada anak kecil yang seringkali tidak dianggap. Oleh sebab itu di ayat 10 Tuhan Yesus berkata, “….jangan menganggap rendah seorang dari anak kecil ini”. Apa yang hendak diajarkan Tuhan Yesus di sini ketika dihubungkan dengan perumpamaan domba yang hilang ?

PEMAHAMAN

  1. Apa yang ingin diajarkan Tuhan Yesus, ketika berkata, “ jangan menganggap rendah seorang dari anak kecil ini” ? ( ayat 10 )
  2. Apa hubungannya pengajaran tentang “anak kecil” dengan domba yang hilang” ( ayat 12-14 )
  3. Apa tujuan dari kedatangan Yesus di dunia ini ? ( ayat 11, 14 )

Tuhan Yesus sangat mengasihi umat-Nya. Kasih-Nya tidak memandang situasi dan kondisi umat-Nya. Semuanya dikasihi-Nya. Umat-Nya yang paling tidak berharga dalam pandangan duniapun tetap di kasihi-Nya, termasuk anak kecil yang seringkali diremehkan. Mereka adalah pribadi yang berharga di mata Tuhan Yesus atau dengan kata lain Tuhan Allah peduli kepada anak kecil.

Dalam perumpamaan domba yang hilang, Tuhan Yesus secara tersirat mengajarkan bahwa Allah peduli kepada orang berdosa. Tuhan tidak segera menjatuhkan hukuman kepada mereka yang berbuat dosa atau mengingkari/mengkianati  Tuhan. Tetapi Tuhan berinisiatif untuk mencari dan membawa mereka pulang. Hal ini bukan berarti Tuhan memaklumi dosa, tetapi Tuhan merindukan umat-Nya bertobat dan kembali kepada-Nya. Karena dimata Tuhan satu jiwa ( satu domba yang hilang ) sangat berharga bagi Tuhan. Sama halnya dengan anak kecil juga berharga di mata Tuhan. Kebenaran ini, diumpamakan dengan satu domba yang hilang. Apabila ada satu domba yang hilang, karena tersesat maka sang gembala akan menempatkan 99 domba yang lain di tempat yang aman, kemudian akan mencari satu domba yang hilang sampai ketemu. Tepat seperti yang dikatakan Yesus, “Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang”. (11).

Bagaimana gambaran hidup kita ? Bukankah kita sepeti domba ! apa yang menyesatkan kita ? Pergaulan, gaya hidup, cara kerja yang tidak benar, kenakalan, kebebalan dls, itulah yang menyesatkan kita terpisah dari sang gembala. Dan gembala kita adalah Kristus. Puji syukur bahwa Kristus datang mencari kita. Dialah yang menemukan kita dan dalam kasih-Nya membawa kita kembali dekat kepada-Nya.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Tahukah anda, bahwa anda berharga di mata-Nya ? Walaupun demikian kita sering kali tersesat karena, pergaulan, gaya hidup, kebebalan, dll. Namun Kristus sang Gembala Agung mencari untuk menyelamatkanmu. Ia sangat mengasihi anda.

TEKADKU
Ya Tuhan, saya berterima kasih karena Engkau sangat mengasihi saya.

TINDAKANKU
Sebagai penerima Anugerah Allah, saya akan menyatakan kasih dengan mencari, menasehati dan membimbing saudara seiman yang terhilang.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«