suplemenGKI.com

Rabu, 4 April 2018

03/04/2018

Berani Bersaksi

I Yohanes 1:1-4

 

Pengantar
Martin Luther King adalah tokoh dalam sejarah yang berani menyatakan kebenaran dan keadilan.  Pada akhirnya aksinya itu membuahkan hasil yang luar biasa bagi kalangan orang-orang berkulit hitam yang terpinggirkan. Walaupun dia sendiri belum sempat merasakan kebebasan yang selama ini ia impikan namun generasinya boleh merasakan usahanya itu. Terbukti seorang kulit hitam yang dapat menjadi orang nomor 1 di Amerika sebagai seorang Presiden yaitu Barack Obama. Tidak ada yang sia-sia dari sebuah seruan yang terlihat sepele dimata dunia. Apakah yang telah kita serukan selama ini? Sudahkah kita menyerukan kesaksian tentang  kebenaran dalam hidup? Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 1-2   : Apa yang harus dilakukan terhadap Firman yang hidup itu?
  • Ayat 3-4   : Bagaimanakah seharusnya sikap terhadap suatu kebenaran sejati?

Surat ini merupakan kesaksian dari Yohanes murid Yesus akan kedatangan Tuhan untuk membedakan ajaran yang benar dan palsu. Penulis surat ini menginginkan setiap pembacanya supaya tidak hidup dalam dosa serta memiliki persekutuan dengan Allah. Ini merupakan kesaksian akan kebenaran hidup yang kekal.

Pemilihan kata demi kata oleh Yohanes dalam suratnya, menandakan bahwa ia bersaksi melalui pengalaman hidupnya bersama Firman hidup. Ia berbicara tentang Firman hidup, yang sungguh nyata dan benar-benar memberikan kehidupan. Mengapa Yohanes menegaskan ini berulangkali? Tujuannya adalah supaya orang lain pun mengalami pengalaman yang sama, bersekutu dengan Allah Bapa, Yesus Kristus, saudara seiman, dan memiliki kehidupan kekal. Yang dimaksud adalah bukan sekadar hidup secara fisik karena masih bernafas, tetapi pengertian hidup kekal di dalam persekutuan dengan Allah di dalam Yesus Kristus, kini dan selamanya. Pengalaman indah yang dialami Yohanes bukan untuk dirinya semata, tetapi pengalaman indah ini mendorongnya untuk memberitakannya kepada orang lain. Pengalaman memperoleh anugerah kehidupan kekal membawa sukacita bagi setiap orang yang mengalaminya. Namun kita lebih bersukacita bila melihat saudara, teman, tetangga, dan siapa pun menerima kehidupan kekal karena pemberitaan Firman hidup.

Refleksi
Mari bercermin dan pandangi diri kita sendiri. Betapa senang dan beruntungnya kita menjadi orang yang telah diterangi oleh pemberitaan Firman Hidup. Namun  dalam keberuntungan itu apakah kita pernah mengingat orang lain yang  hidupnya masih belum pernah mendengar kebenaran tentang Sang Firman Hidup yang memberi hidup kekal?

Tekadku
Tuhan aku bersyukur atas anugerah kehidupan kekal dari-Mu. Bantu aku untuk menyatakan anugerah-Mu yang besar itu kepada keluargaku, teman-temanku, sahabat-sahabatku, bahkan sesamaku yang masih belum mengenal tentang kebenaran hidup kekal.

Tindakanku
Aku mau menceritakan dan membagikan pengalaman hidup bersama Sang Firman Yang Hidup kepada orang-orang yang aku jumpai. Secara sederhana aku mau melakukan dengan cara:

-  Sharing Firman Tuhan dengan bahasa sederhana yang dapat mereka pahami
-  Mendoakan mereka agar mengenal kebenaran hidup kekal

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«