suplemenGKI.com

Rabu, 4 April 2012

03/04/2012
Pemberitaan Injil

Pemberitaan Injil

I Kor 15:1-11

Saksi Kebangkitan Kristus

 

Pada bagian ini Paulus memberikan nasihat yang sangat penting berkaitan dengan kebangkitan Kristus. Paulus menjelaskan bahwa karena Injil maka setiap orang dapat menjadi percaya kepada Kristus. Kristus yang telah mati untuk dosa-dosa kita, telah dikubur, dan telah bangkit pada hari ketiga.

  1. Paulus juga memaparkan apa yang menjadi bukti kebangkitan Kristus, hal apa sajakah yang menjadi bukti kebangkitan Kristus?
  2. Apa yang menjadikan pelayanan Paulus bersemangat?
  3. Bagaimana Paulus memandang rekan sepelayanan yang lain?
  4. Hal apakah yang dapat kita pelajari dari bacaan diatas?

 

Renungan:

Dasar dari pelayanan yang dilakukan oleh Paulus karena kasih karunia Allah, Paulus menyadari bahwa karena kasih karunia Allah, ia boleh melakukan pelayanan pemberitaan Firman Tuhan. Bagi Paulus karena Injillah maka banyak orang yang mendapatkan keselamatan. Injil menyatakan bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa manusia, Ia dikuburkan dan Ia dibangkitkan pada hari ketiga. Yesus Kristus yang telah bangkit itu menampakkan diri kepada Kefas, ke dua belas muridnya, ke 500 orang, ke Yakobus dan yang paling akhir kepada Paulus. Mereka-mereka inilah yang menjadi saksi dari kebangkitan Kristus.

Paulus menyadari bahwa kasih karunia yang dianugerahkan di dalam hidupnya tidak menjadi sia-sia, namun sebaliknya ia bekerja keras agar banyak orang dapat mendengarkan kabar baik atau Injil. Paulus menekankan agar jemaat di Korintus menjadi saksi dari kebangkitan Kristus, maka setiap orang yang melayani diharapkan mempunyai tujuan yang sama yaitu berita Injil semakin menyebar.

Paulus mendorong jemaat Korintus untuk memiliki semangat yang tinggi dalam memberitakan Injil, karena Injil maka keselamatan akan didapatkan bagi orang yang mau percaya.

Paulus sendiri pernah merasakan sebagai orang yang melawan Injil, bahkan menindas dan menganiaya pengikut Kristus, ia pernah hidup dalam kesia-siaan. Maka setelah Kristus menangkapnya, ia ingin hidupnya diabdikan kepada Yesus Kristus. Maka bagi Paulus yang sudah memahami keselamatan hanya di dalam Yesus, ia menaruh perhatian yang besar kepada orang-orang yang belum diselamatkan. Paulus rela berjalan dan berlayar ribuan mil untuk memberitakan Injil, supaya banyak orang menjadi percaya. Paulus rindu supaya jangan ada orang yang seperti dia dulu yaitu menentang kebenaran Injil.

Paulus juga berharap bagi orang-orang yang sudah percaya jangan menyia-nyiakan kasih karunia, maksudnya adalah jangan sampai ada orang yang sudah percaya namun tidak hidup di dalam Tuhan atau malah hidup di dalam dosa.

Bagaimana dengan kehidupan kita sebagai orang yang percaya? Apakah kita juga punya kerinduan yang sama dengan Paulus agar orang yang belum mengenal kesemalatan menjadi orang-orang yang percaya? Pernahkah kita berpikir bahwa Allah juga mau memakai kita untuk menjadi alat-alat-Nya? Yakinlah di dalam hidupmu bahwa banyak orang yang rindu bertemu dengan Tuhan dan kita sebagai salurannya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«