suplemenGKI.com

BAHAGIA DI DALAM TUHAN

Mazmur 119:1-8

 

Pengantar
Berbagai cara dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan kebahagiaan, ada yang menempuh jalan yang lurus, ada juga yang berusaha mendapatkannya dengan cara-cara yang tidak sehat bahkan melalui jalan kejahatan. Apalagi jika kebahagiaan ini berhubungan dengan sesuatu yang sementara di dunia ini. Hal ini lebih banyak dipengaruhi oleh pemahaman manusia akan kebahagiaan itu sendiri. Mau mencari kebahagiaan yang sementara atau kebahagiaan yang kekal.

Pemahaman

  • Ayat 1-3 : Bagaimana ciri orang yang hidup berbahagia di dalam Tuhan?
  • Ayat 4    : Bagaimana cara untuk bisa menjadi orang yang selalu bahagia?
  • Ayat 5-8: Apakah keuntungan bagi orang yang berpegang pada ketetapan dan perintah Tuhan? Bagaimana pemazmur mengungkapkan rasa syukur atas kebahagiaannya di dalam Tuhan?

Mazmur ini menggambarkan tentang ciri-ciri orang yang berbahagia di dalam Tuhan. Orang yang berbahagia di dalam Tuhan adalah orang yang hidupnya tidak bercela, hidup menurut Taurat Tuhan, memegang peringatan-peringatan-Nya, mencari Tuhan dengan segenap hati dan yang tidak melakukan kejahatan di dalam hidupnya, dengan cara menuruti apa yang ditunjukkan Tuhan kepadanya (Ay. 1-3). Orang-orang seperti inilah yang akan mendapatkan dan merasakan kebahagiaan sejati dari Tuhan, sekalipun dalam melakukannya itu tidak mudah dan dibutuhkan perjuangan.

Namun, dalam perjuangan tersebut Tuhan juga tidak membiarkan kita sendirian. Tuhan sendirilah yang akan menolong dan memampukan umat-Nya dengan cara memberikan pegangan hidup melalui firman-Nya. Sehingga setiap orang yang kesulitan dalam mendapatkan kebahagiaan sejati, dapat berpegang dengan sungguh-sungguh pada firman-Nya (Ay. 4).

Setiap orang yang berpegang pada perintah dan ketetapan Tuhan tidak akan pernah mendapatkan malu, sebab Tuhan akan selalu menjaga mereka. Tuhan akan selalu menjaga, membela dan melindungi mereka. Pemazmur mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan dan perlindungan Tuhan yang mendatangkan kebahagiaan sejati dengan hati yang jujur, apabila ia belajar hukum-hukum Tuhan yang adil. Dalam artian, ia berusaha untuk mentaati kehendak Tuhan di dalam hidupnya, bukan hanya sekedar mencari kebahagiaan yang sementara tetapi karena ia sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dan ingin memuliakan nama-Nya.

Kebahagiaan sejati merupakan keinginan semua orang. Namun untuk mendapatkannya membutuhkan suatu tekad yang kuat dan hati yang rindu untuk selalu mentaati firman Tuhan dan melakukan kehendak Tuhan di dalam hidupnya.

Refleksi
Renungkanlah: Untuk mendapatkan kebahagiaan sejati, mari kita bertekad dan berjuang untuk selalu taat pada Firman dan melakukannya dengan setia dalam hidup kita sehari-hari.

Tekadku
Tuhan tolong saya untuk bisa mendapatkan dan mengejar kebahagiaan sejati di dalam Engkau, daripada kebahagiaan yang sementara di dunia ini karena keinginan daging dan hawa nafsu.

Tindakanku
Sebagai respon atas firman hari ini saya akan menyanyikan KJ. 318 Berbahagia Tiap Rumah Tangga. Sebagai satu tekad untuk mencari kebahagian yang sejati dengan mengutamakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan saya dan keluarga saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«