suplemenGKI.com

KEADILAN TUHAN ATAS UMAT-NYA

Mazmur 147:1-6

 

Pengantar
Negara kita terkenal dengan sebutan Negara Hukum. Setiap kali ada kejadian dan hal apapun, pasti akan melibatkan pihak hukum bahkan tidak hanya masalah besar namun masalah kecil saja hukum ikut bertindak. Ingatkah kita dengan kasus beberapa tahun lalu, seorang yang kedapatan mencuri sandal jepit dijatuhi hukuman penjara? Sementara itu ada pula kasus kejahatan yang lebih besar namun mendapatkan hukuman yang lebih ringan karena menyuap penegak hukum dengan uang. Maka kemudian orang bertanya seperti apakah keadilan itu? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman 

  • Ayat 1-3   :   Dengan cara apakah Tuhan memulihkan umat-Nya?
  • Ayat 4-6   :   Bagaimanakah keadilan Tuhan dinyatakan? 

Allah Israel merupakan Allah yang terkenal dengan kekuatan-Nya yang ajaib, bahkan bangsa lain yang tidak percaya kepada-Nya mampu mengakui kebesaran dan kuasa-Nya (Yos. 2:9). Selain itu Dia merupakan Allah yang penuh dengan keadilan yang bijaksana. Allah yang membela umat-Nya, menyelamatkan umat-Nya, dan memelihara umat-Nya dengan baik dan tanpa kekurangan suatu apapun.  Pemazmur mengungkapkannya melalui tulisannya ini.  Pemazmur menggambarkan bagaimana Allah memulihkan keadaan umat-Nya yang dalam kesesakan dan kesulitan. Dia juga menyatakan keadilan-Nya bagi umat yang mengasihi-Nya.

Mungkin kita merasa bahwa dunia ini penuh dengan ketidakadilan. Ada banyak orang kecewa sebab melihat ketidakadilan terjadi. Namun orang beriman percaya bahwa TUHAN mampu memberikan keadilan. Dia selalu membela mereka yang tertindas. Tak dibiarkannya orang-orang yang lemah terus-menerus ditindas oleh penguasa. Apabila kita mau berseru dan datang pada-Nya dengan penuh kerendahan hati maka kita akan merasakan kehadiran ALLAH. Dia sanggup membela umat-Nya yang tertindas dan dalam kesesakan.  Apakah semua orang merasakan keadilan Allah? Belum tentu. Oleh karena itu marilah kita menyatakan keadilan Allah dalam sikap adil setiap hari.

Refleksi
Pandanglah sekeliling Saudara. Adakah orang lain yang kondisinya lebih lemah daripada Saudara? Apakah Saudara pernah menuduh Tuhan itu tidak adil karena kekurangan atau kelemahan Sudara?  Pernahkah Saudara merasa kurang dibela oleh Tuhan? Marilah hidup menyerahkan diri pada Tuhan dan terus mendekat kepada-Nya agar kita semakin mengenal keadilan-Nya dan pembelaan-Nya di sepanjang kehidupan kita.

Tekadku
Ya Tuhan, ampuni aku kalau pernah meragukan keadilan-Mu. Mampukanlah aku menyatakan keadilan-Mu dengan membela mereka yang tertindas seperti teladan-Mu.

Tindakanku 

  • Aku mau belajar bersikap adil dengan menghargai hak orang lain.
  • Aku mau terlibat dalam karya pendampingan bagi mereka yang perlu diperjuangkan hak-haknya.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«