suplemenGKI.com

Senada dengan kitab Ayub, Mazmur 26 juga menunjukkan tentang kesaksian seseorang yang dengan kesungguhan hati, perbuatan dan sikap yang menjaga hidup saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan di tengah-tengah keadaan yang menekannya. Latar belakang doa permohonan pemazmur ini adalah sedang terjadinya situasi yang tidak menyenangkan atau terjadinya ketegangan antara kelompok-kelompok agama di Israel yang menjalani kehidupan dalam kefasikan dan kemunafikan. Dapat dikatakan saat itu orang-orang fasik sangat dominan dalam menentukan berbagai kabijakan atau sangat kuat pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat. Kejahatan seakan sudah membumi di Israel sehingga cukup sulit untuk menemukan ada orang yang hidupnya benar di hadapan Allah kecuali Pemazmur ini.

 

Pertanyaan-Pertanyaan Penuntun:

1.      Apa yang hendak diungkapkan oleh pemazmur dalam doanya pada ayat. 1?

2.      Apa maksud pemazmur meminta Tuhan mengujinya dalam ayat. 2?

3.      Apa maksud pemazmur merinci sedemikian rupa akan segala kebaikan, kesalehan dan ketaatannya dalam ayat. 4-8?

4.      Apa maksud pemazmur yang seakan-akan membandingkan dirinya dengan kelompok orang-orang fasik di ayat. 9-12?

5.      Bagaimana sikap anda seandainya anda berada di tengah-tengah lingkungan yang sarat dengan kefasikan dan kemunafikan seperti yang dialami pemazmur?

 

Renungan:

            Temanggung ataupun Solo sedikit banyak saat ini dicap sebagai daerah sarang teroris, karena beberapa waktu lalu kedua daerah ini terjadi penggerekan terhadap para terorisme oleh Densus 88. Lebih cilaka adalah seluruh kerabat para teroris di daerah itu yang tidak tersangkut sama sekali dengan jaringan teroris pasti dicap orang banyak sebagai keturunan teroris. Seruan pemazmur dalam doanya untuk memohon keadilan kepada Tuhan adalah karena akibat kefasikan dan kemunafikan orang-orang tertentu di Israel. Akibat kefasikan dan kemunafikan orang-orang itu umat Israel termasuk pemazmur yang hidupnya benar dihadapan Allah pun mengalami musibah. Menurut penafsir saat itu di Israel sedang dilanda oleh penyakit sampar. Suatu hukuman Allah terhadap orang fasik namun juga menimpa orang-orang baik di Israel.

            Pemazmur meminta Tuhan mengujinya karena ia tahu bahwa Allah akan menaruh belaskasihan kepada bangsanya jika ada orang yang masih setia berseru kepadaNya. Seakan pemazmur mau mengatakan kepada Allah agar melihat kepadanya yang dengan setia menjaga hidup yang berkenan di hadapan Allah, walaupun banyak orang lain telah menyakiti hati Allah dengan kefasikannya.

            Apa yang dikatakan pada ayat. 4-8, bukan untuk pamer atau untuk menyombongkan diri, tetapi semata-mata ingin menunjukkan kepada Allah bahwa ia peduli dengan bangsanya, ia mau supaya Tuhan mengampuni bangsanya dan membebaskan dari musibah. Pemazmur ingin agar Tuhan menunjukkan keadilannya kepada bangsa Israel, sebab hanya dengan keadilanlah kasih dan hukuman itu menjadi nyata dan keadilan juga menunjukkan bahwa Allah berkuasa atas orang fasik maupun orang benar. Bagi orang fasik hukuman harus ditegakkan dan bagi orang benar kasih harus dinyatakan (ayat.9-12)

            Setiap keluarga merindukan semua anggota keluarganya mengalami kasih Tuhan secara merata, terbebas dari hukuman Tuhan tanpa terkecuali. Kita senang jika semua anggota keluarga kita hidup benar di hadapa Tuhan, tetapi bagimana jika ada anggota keluarga kita yang jauh dari Tuhan, kita sedih bukan. Tidak cukup hanya sedih, tetapi tugas anggota keluarga yang lain harus menolong mereka dan membawa mereka kembali kepada Tuhan. Itu adalah hal yang sangat mutlak. Jangan tenang-tenang kalau ada salah satu anggota keluarganya jauh atau meninggalkan Tuhan, itu tanggungjawab semua anggota keluarga tersebut.

Kasih sejati adalah kasih yang peduli terhadap anggota keluarganya yang jauh dengan Tuhan. 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*