suplemenGKI.com

Manusia Sebagai Citra Allah

 

Bacaan Ibrani 1:1-4. 2:5-12.

 

Pengantar
Alangkah senangnya kalau apa yang kita harapkan dapat terjadi atau terwujud. Kalau kita punya anak dan berharap anak-anak kita menjadi orang-orang yang baik dan berguna bagi masyarakat dan ternyata apa yang kita harapkan terjadi, tentu kita akan sangat senang sekali. Namun bagaimana perasaan kita, ketika melihat anak-anak kita hidup semaunya dan tidak peduli dengan masa depannya. Tentu kita akan sedih dan bahkan menyesali semuanya ini. Bagaimana dengan Allah yang mencipta manusia?

Pemahaman

Ps 1, Ay 1-2,        Apa yang dituliskan penulis Ibrani tentang kepedulian Allah terhadap manusia?

Ps 1, Ay 3-4,        Apa yang dituliskan penulis Ibrani tentang Anak-Nya?

Ps 2, Ay 5-8,        Apa yang dikatakan penulis Ibrani tentang manusia?

Ps 2, Ay 9-12,     Apa tujuan Allah melakukan semuanya itu bagimanusia?

Penulis Ibrani menyampaikan bahwa Allah begitu memperhatikan manusia ciptaan-Nya dan Allah ingin memperbaiki citra manusia yang telah jatuh di dalam dosa. Allah ingin mengembalikan lagi manusia sebagai citra Allah yang mulia. Maka Allah mengutus nabi-nabinya untuk mengingatkan atau menyadarkan manusia kembali kepada jalan yang benar. Bukan hanya sekali saja Allah mengingatkan manusia untuk hidup benar namun berulang kali dan banyak nabi-nabiNya yang sudah berbicara atas nama TUHAN.

Namun apa yang telah Allah lakukan kepada umat pilihanNya dengan mengutus nabi-nabiNya tidak serta merta menjadikan mereka semakin baik. Adakalanya mereka baik setelah diingatkan namun akhirnya mereka memberontak kepada Tuhan.

Kasih Allah yang begitu besar terus diberikan kepada manusia, sehingga Allah akhirnya mengutus Anak-Nya yang tunggal, yang jauh melebih dari semua nabi yang pernah diutusNya bahkan jauh lebih tinggi dari malaikat-malaikat-Nya.

Namun kasih Allah yang diberikan kepada manusia, melalui jalan penderitaan yang harus ditanggung oleh Yesus Kristus sebagai penebusan bagi dosa-dosa manusia. Allah mau melakukan ini karena ingin mengembalikan manusia pada citra Allah yang mulia, karena dalam diri manusia ada hormat dan kemuliaan Tuhan

Allah berharap bahwa orang-orang yang sudah menerima Yesus Kristus juga hidup dalam pengudusan Allah, Allah ingin memakai manusia (orang percaya) untuk dapat membawa manusia (yg berdosa) yg lain kembali kepada citra Allah yang mulia.

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan: apakah saya sudah mencerminkan citra Allah dalam menjalani hidup ini?

Tekadku
Ya Tuhan, sering kali kami menjalani hidup ini sesuai dengan kehendak kami sendiri, apa yang kami anggap baik kami kerjakan. Kami tidak pernah melihat diri kami sebagai citra Allah yang mulia. Ampuni kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya akan melakukan sesuatu dengan menyadari bahwa citra Allah ada dalam hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*