suplemenGKI.com

Rabu, 30 Juni 2021

29/06/2021

SAKIT DAN DISEMBUHKAN

2 Raja-raja 20:1-11

 

Pengantar
Pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Ada saudara dan saudari kita yang tengah berjuang untuk keluar dari situasi pandemi ini karena tertular atau sakit, dan juga yang tengah berjuang dalam pemulihan kondisi ekonomi. Kita semua sedang berjuang untuk keluar dari situasi yang sulit, sekaligus selalu mengingat kehadiran Tuhan yang memberi kekuatan di dalam setiap perkara kehidupan.

Pemahaman

  • • Ayat 1-3               : Bagaimana Hizkia merespons situasi yang ia hadapi?
  • • Ayat 4-7               : Apa pesan Tuhan kepada Hizkia?
  • • Ayat 8-11             : Bagaimana Hizkia merespons kebaikan Tuhan?

Hizkia adalah seorang raja Yehuda yang hidupnya senantiasa disertai oleh Tuhan. Hizkia berumur dua puluh lima tahun ketika ia menjadi raja dan memerintah selama dua puluh sembilan tahun. Hizkia memiliki panutan, yaitu Daud, bapa leluhurnya. Dengan demikian, kehidupan Hizkia adalah kehidupan yang benar di mata Tuhan. Ia juga menjauhkan bukit-bukit pengorbanan dan menghancurkan berhala yang pada masa pemerintahannya masih terjadi juga orang-orang yang menyembah kepada berhala. Hizkia sangat patuh dan percaya penuh pada tuntunan Tuhan (2Raj. 18:1-8). Di tengah banyaknya raja Yehuda dan Israel yang memalingkan wajah dari Tuhan, Hizkia justru selalu mengutamakan Tuhan di dalam hidupnya. Walau Hizkia adalah raja yang setia pada Tuhan, tidak berarti hidupnya lepas dari masalah. Dalam bagian bacaan kita pada hari ini, Hizkia sedang dalam kondisi sakit parah dan diberikan kabar oleh Yesaya bahwa ia hampir mati. Ketika mendengar kabar tersebut Hizkia segera berdoa kepada Tuhan untuk menyampaikan apa yang sedang dirasakannya. Hal ini menjadi bukti bahwa Hizkia selalu mengingat Tuhan di dalam kehidupannya. Kesungguhannya untuk taat kepada Tuhan tidak dapat diragukan lagi. Hizkia pun tidak mendadak menjadi sukacita, bahkan ia menangis ketika menghadapi situasi seperti ini.

Akan tetapi, berita sedih itu berganti dengan berita sukacita. Hizkia bukan hanya disembuhkan, tetapi usianya juga diperpanjang oleh Tuhan. Tuhan kembali mengutus Yesaya untuk menyampaikan kabar baik bahwa Tuhan menyembuhkan Hizkia dari sakitnya. Kesembuhan itu akan ia dapatkan dan juga usia yang ditambahkan kepadanya lima belas tahun, dan Tuhan melepaskan Hizkia dari tekanan raja Asyur, bahkan Tuhan juga yang memagari wilayah kekuasaan Yehuda (ayat 6). Tuhan memakai perantaraan nabi Yesaya untuk menyembuhkan Hizkia. Pada saat itu juga Hizkia disembuhkan setelah dioleskan kue ara di tubuhnya. Hizkia mendapatkan kesembuhan yang sudah dijanjikan oleh Tuhan. Hingga akhir hidupnya, Hizkia selalu taat kepada Tuhan. Ia menjadi raja yang selalu berpegang kepada Tuhan.

Refleksi
Raja Hizkia memberi contoh kepada kita bahwa ia selalu mengutamakan Tuhan di dalam hidupnya. Ketika mengalami kesulitan, ia juga datang kepada Tuhan. Kesetiaannya kepada Tuhan memampukannya untuk menyaksikan karya yang ajaib di dalam kehidupannya, yaitu kesembuhan yang dinantikan. Ketika Hizkia sakit, ia segera berdoa kepada Tuhan. Walau dalam kesedihan, hatinya tetap percaya bahwa Tuhan akan menolongnya. Iman yang begitu kuat dan teguh ditunjukkan oleh Hizkia kepada kita. Kondisi sakit atau lemah tubuh, atau pergumulan berat membuat kita sering kehilangan harapan. Firman Tuhan hari ini mengajak kita semua untuk mengambil waktu sejenak dan berkomitmen bahwa kita harus selalu mengutamakan Dia dalam kehidupan kita. Jika kita sedang lemah dan bergumul berat, kita berdoa dan berharap kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh agar Ia memberikan kita kekuatan untuk menghadapi setiap proses yang harus dihadapi. Melalui kesulitan yang kita hadapi, kita pun semakin sadar bahwa ada banyak penyertaan Tuhan yang hadir di dalam kehidupan kita. Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami penyertaan itu dan membagikan kisah penyertaan Tuhan untuk dapat menguatkan sesama kita. 

Tekadku
Tuhan, ajarkanlah kami untuk selalu setia berpegang kepada-Mu dan pakailah kami untuk menjadi saluran berkat-Mu, menceritakan setiap kebaikan-Mu yang terjadi di dalam kehidupan kami. 

Tindakanku
Saya akan berdoa untuk mereka yang sedang sakit, serta menghibur dan menguatkan mereka yang sedang ada dalam pergumulan berat. Saya juga akan menjaga kesehatan saya setiap hari sebagai cara saya bersyukur atas berkat berupa kesehatan dan kekuatan yang Tuhan berikan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»