suplemenGKI.com

Rabu, 3 Oktober 2018

02/10/2018

BERHARGA SEBAGAI MANUSIA

Ibrani 1:1-4; 2:5-12

Pengantar
Ada hal-hal yang begitu kita pertahankan untuk tetap ada dalam kehidupan kita. Atau secara lebih konkret, ada hal-hal yang jika itu tidak kita miliki (secara duniawi) maka kita merasa tak mampu hidup secara baik (dihargai/dimanusiakan). Kita akan merasa ‘dimanusiakan’ jika memiliki sesuatu yang berharga (secara duniawi) dalam pandangan orang lain. Namun apakah kita sempat berpikir bahwa menjadi manusia, adalah sesuatu yang berharga? Artinya, tanpa kita perlu memiliki tambahan tertentu yang dipandang berharga (secara duniawi), maka sesungguhnya sebagai manusia, kita adalah berharga di mata TUHAN. Mengapa dapat dikatakan demikian? Marilah kita membaca Ibrani 1: 1-4 dan 2: 5-12 untuk mendapat gambaran tentang berharganya manusia.

Pemahaman
Pasal  1: 1-4         :  Apa yang dinyatakan tentang keberadaan TUHAN YESUS sebagai Anak ALLAH?
Pasal  2: 5 -12     :  Bagaimana makna khusus dari kehadiran TUHAN YESUS dalam rupa manusia?

Dalam pasal 1 ayat 1 – 4 dinyatakan tentang bagaimana ALLAH berbicara dan berkarya (menyatakan diri) kepada manusia melalui keberadaan Anak-NYA, yaitu: TUHAN YESUS, yang oleh-NYA, ALLAH telah menjadikan alam semesta. TUHAN YESUS adalah cahaya kemuliaan ALLAH dan gambar wujud ALLAH dan menopang segala yang ada dengan firman-NYA yang penuh kekuasaan. Dan setelah IA selesai mengadakan penyucian dosa, IA duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-NYA jauh lebih indah dari pada nama mereka. Jadi seharusnya kita sungguh menghormati TUHAN YESUS, termasuk menghayati bagaimana Kristus yang pernah hadir sebagai manusia sungguh mengasihi kita.

Dan dalam pasal 2 ayat 5 – 12 dinyatakan makna khusus dari kehadiran TUHAN YESUS, yaitu terkait penyucian dosa, di mana untuk hal tersebut IA harus menjadi manusia (merendahkan diri) dalam kurun waktu tertentu untuk dapat membawa manusia kepada kemuliaan yang ALLAH sediakan, dengan cara memimpin orang yang percaya menuju keselamatan melalui jalan penderitaan dan maut. Dengan demikian kita memperoleh pengertian yang lebih baik tentang bagaimana ALLAH mengasihi manusia dan menyediakan anugerah keselamatan melalui kehadiran Anak-NYA dalam rupa manusia. IA rela merendahkan diri bahkan menderita untuk mengangkat manusia yang jatuh dalam dosa. Marilah kita memuliakan Kristus yang adalah Juruselamat kita.

Refleksi
Marilah kita mengambil waktu hening sejenak dan merenungkan:

  • Bagaimana penghormatan kita kepada TUHAN YESUS (Anak ALLAH) yang sungguh mengasihi kita?
  • Apakah kita bersyukur atas anugerah keselamatan dari ALLAH melalui penebusan Kristus yang hadir sebagai manusia? 

Tekad
Ya ALLAH, ajarlah aku untuk menghormati TUHAN YESUS dan bersyukur atas anugerah keselamatan yang diberikan lewat jalan derita dalam rupa manusia.

Tindakanku
Saya akan memelihara keselamatan yang TUHAN anugerahkan dengan hidup sebagai manusia yang dikasihi dan mengasihi TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«