suplemenGKI.com

Rabu, 29 Juli 2020

28/07/2020

BERKARYA DENGAN HIKMAT

1 Raja-raja 4:29-34

 

Pengantar
Belakangan ini muncul banyak artikel mengenai tips dan trik mendapatkan untung yang besar dalam menjalankan usaha. Artikel-artikel ini mampu mendapatkan perhatian pembaca sebab salah satu perhatian kita dalam hidup ini adalah mengenai kecukupan hidup yang dapat dipenuhi lewat usaha atau pekerjaan kita. Hari ini kita akan mengetahui apa dampak positif yang akan terjadi jika kita menaruh perhatian kita pada hikmat yang mampu membawa keuntungan dalam kehidupan kita. 

Pemahaman
Ayat 29-31               : Apa dampak dari hikmat yang dimiliki Salomo?
Ayat 32-34               : Bagaimana cara Salomo berkarya dalam kerangka hikmat?

Salomo adalah teladan dalam hidup dengan hikmat dari Allah. Saat menjabat sebagai raja, Salomo tidak meminta kekayaan atau kemampuan untuk menguasai segala sesuatu. Salomo meminta hikmat dan kebijaksanaan dari Allah, sehingga Allah memberikan kepadanya hati yang penuh hikmat dan pengertian (1Raj. 3:12). Hikmat Salomo terbukti ketika ia harus memecahkan masalah perebutan seorang bayi yang dilakukan oleh dua orang perempuan. Sejak saat itu, Salomo dikenal oleh seluruh orang Israel sebagai raja yang bijaksana (1Raj. 3:28). Bacaan hari ini merupakan kelanjutan dari cara hikmat dari Allah bekerja atas diri Salomo. Hikmat membentuk Salomo untuk selalu dekat dan tunduk pada Allah. Kebijaksanaan membuatnya mampu berkarya dengan baik dalam hidup sehari-hari.

Dalam sejarah bangsa Israel, Salomo adalah satu-satunya raja yang memerintah dan mendapatkan penghasilan terbesar bukan dari peperangan yang ia lakukan. Hal itu sangat membedakan Salomo dengan raja-raja lainnya yang berusaha menaklukkan dan menguasai wilayah-wilayah yang dianggap menguntungkan. Kehadiran Salomo sebagai raja yang penuh hikmat dari Allah sangat berpengaruh pada kehidupan kerajaan-kerajaan lainnya. Mereka datang dan memasuki bangsa Israel bukan karena berperang, namun mereka ingin menikmati karya kebijaksanaan Salomo.

Hikmat dan pengertian diberikan oleh Allah dalam porsi yang amat besar (ayat 29) bahkan melebihi hikmat semua orang yang ada di sekitarnya. Wilayah-wilayah yang disebutkan dalam bacaan adalah wilayah di sekitar kekuasaan Salomo, yang juga mengakui kebijaksanaan Salomo sebagai raja. Rupanya hikmat menjadi anugerah yang begitu besar di dalam kehidupan Salomo sebagai raja. Salomo menjadi raja yang dikenal bukan karena kemampuannya dalam berperang atau menaklukkan musuh seperti raja pada umumnya, tetapi Salomo dikenal karena ia memiliki hikmat dan semua orang mengetahui bahwa hikmat itu berasal dari Allah.

Dalam hidup berhikmat, Salomo tidak hanya menikmati jabatan yang ia miliki sebagai raja. Oleh karena hikmat itu selalu ada padanya, maka Salomo mampu berkarya dengan luar biasa. Bacaan kita mencatat bahwa Salomo menghasilkan sajak, Amsal, dan nyanyian-nyanyian dalam jumlah banyak yang menceritakan tentang alam ciptaan dengan jangkauan yang luas, sehingga menarik banyak orang dari segala bangsa untuk mendengarkan hikmat Salomo. Hasilnya, Salomo menerima banyak upeti dari karyanya. Kisah ini adalah sebuah pendekatan yang baru pada masa itu, ketika semua pemerintahan berusaha untuk saling menguasai, tetapi Salomo dengan bermodalkan hikmat dari Allah, ia mampu mengukuhkan kerajaannya lewat berbagai karya.

Refleksi
Hikmat dan pengertian dari Allah memampukan Salomo untuk selalu berkarya dalam hidupnya. Begitu juga dengan kehidupan kita saat ini. Jika kita sungguh-sungguh memohon hikmat dan pengertian dari Allah, maka Ia akan memberikannya kepada kita dan menjadi kekuatan bagi kita untuk terus berkarya dalam kehidupan kita setiap hari. Di sisi lain, apabila kita selalu memohon hikmat dan pengertian dari-Nya, maka kita akan semakin merasakan bahwa Allah turut bekerja dalam setiap usaha dan karya hidup kita sehari-hari. 

Tekadku
Tuhan, berikan aku hikmat dan pengertian agar aku mampu menjalankan kehidupan setiap hari dengan pertolongan-Mu. 

Tindakanku
Karena aku selalu memohon hikmat dan pengertian dari Allah, mulai sekarang aku ingin melakukan setiap karya hidup dalam pekerjaan, pendidikan, juga relasi dengan keluarga dalam tuntunan hikmat dan pengertian-Nya, sehingga aku selalu dimampukan berkarya untuk kemuliaan nama-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«