suplemenGKI.com
Faith

Faith

Bacaan : Kejadian 17 : 15 – 27.

ANAK PERJANJIAN.

Intisari  janji Tuhan Allah kepada Abraham adalah : (1) bahwa Abraham akan diberi negeri yang akan menjadi tanah pusakanya, (2) bahwa Abraham akan dijadikan suatu bangsa yang besar (keturunan) dan (3) bahwa Abraham akan menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi. ( Kej 12 : 1-3 ).  Janji Tuhan tersebut di perbaharui lagi dalam Kej 17 [ renungan kemarin ], sedangkan janji yang paling utama adalah janji yang ke 3 yaitu Abraham dan keturunannya akan menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi, sedangkan janji yang pertama dan kedua adalah untuk mewujudkan perealisasian janji yang pokok.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apakah yang diberitakan Tuhan kepada Abraham tentang Sarai ? [ayat 15-16] dan bagaimana respon Abraham terhadap berita yang didengar ? [ayat 17]
  2. Bagaimana Tuhan berbicara tentang  anak perjanjian ? [ ayat 19,21,22]
  3. Lalu bagaimana nasib Ismael [ ayat 20]
  4. Apa yang dikerjakan Abraham setelah perjumpaan dengan Tuhan tersebut ? [ayat 23-27].

RENUNGAN.

Setelah nama Abram dirubah Tuhan menjadi Abraham, kini giliran Sarai diubah menjadi Sara. Walaupun tidak dijelaskan dalam teks Alkitab mengapa nama mereka di ganti ? barangkali hanya untuk menandai peristiwa tersebut sebagai peristiwa penting  dimana Tuhan berjanji akan memberkati Sara dengan  seorang anak laki-laki. “Aku akan memberkati”, kali ini dengan jelas Tuhan mengatakan akan memberkati Abraham dan Sara dengan berkat keturunan yaitu seorang anak laki-laki. Tetapi justru berita tersebut direspon dengan kurang baik, Abraham tertawa dan berkata, “mungkinkah seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak, dan mungkinkah Sara yang telah berumur Sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak ?” apakah tertawanya Abraham merupakan ungkapan kegembiraan atau keraguan ? nampaknya disini Abraham ragu terhadap janji Allah sebab secara manusiawi tidak memungkinkan memiliki anak, apalagi secara hukum adat Abraham juga telah memiliki Ismail, dan bagi Abraham Ismail pun layak mendapat tempat sebagai anak perjanjian, atas dasar itulah Abraham meragukan janji Allah. 

Akan tetapi hal itu bagi Tuhan tidak sesuai sama sekali, Tuhan Allah berfirman secara tegas bahwa yang akan menerima berkat-berkat perjanjianNya adalah seorang anak laki-laki bernama Ishak yang dilahirkan oleh Sara [ayat 19]. Di sini Tuhan mengingatkan Abraham bahwa apa yang mustahil bagi manusia tidak mustahil bagi Allah. Allah sanggup melakukan apa saja termasuk yang mustahil bagi manusia untuk menjalankan rencanaNya. Rencana Tuhan menjadikan Abraham dan keturunannya menjadi berkat bagi semua bangsa harus digenapi dan berkat-berkat perjanjian itu hanya melalui anak yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham dan Sara yaitu Ishak. Walaupun Tuhan menurunkan berkat-berkatNya melalui Ishak bukan berarti Ismael dibiarkan saja, Tuhan juga akan memberkati Ismael menjadi bapa bangsa yang besar [ayat 20]. Kemurahan hati Allah kepada Abraham terlihat disini bahwa Ismael pun akan diberkati Tuhan, akan tetapi perjanjian berkat Tuhan akan diadakan dengan Ishak [ayat 21]. Pernyataan ini menguji iman dan komitmen Abraham, apakah dapat merespon janji Allah dengan penuh keyakinan bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah IA janjikan. Ketika Tuhan selesai berfirman, IA pergi [ay 22] dan hasil dari pertemuan tersebut, Abraham, hamba-hambanya, Ismael disunat [ayat 24-27]. Sedangkan pada tahun berikutnya Tuhan benar-benar menggenapi janjiNya dengan memberikan seorang putra yaitu Ishak [ Kej 21 ]

Sebagai umat Tuhan terkadang kita membatasi kuasa Allah, kita sering ragu-ragu terhadap janji Tuhan dan hal-hal dalam pelayanan yang kelihatannya sulit dan besar. Disaat seperti itu yang perlu kita miliki adalah iman, bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu menurut kehendakNya. Segala sesuatu bisa dikerjakan oleh Tuhan, oleh sebab itu berimanlah kepadaNya, karena Tuhan akan menggenapiNya. Bagaimana dengan iman saudara ? amin.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*