suplemenGKI.com

Ulangan 4:1-9

Taat Pada Perintah Allah

Kitab Ulangan berisi nasihat-nasihat Musa kepada bangsa Israel, ketika mereka berada di padang gurun setelah peristiwa keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir.  Pada waktu itu bangsa Israel sedang berada di perbatasan negeri yang dijanjikan tersebut.

  1. Mengapa Musa harus memberikan nasihat-nasihat kepada bangsa Israel?
  2. Nasihat apa saja yang Musa berikan kepada bangsa Israel?
  3. Apa yang ingin diajarkan Musa tentang Tuhan?
  4. Apa yang dapat kita pelajari dari perikop ini?

 

Renungan:

Musa menyadari bahwa ia sebentar lagi sudah tidak bersama-sama dengan bangsa Israel, suatu waktu yang sangat penting bagi Musa untuk menyampaikan kata-kata yang terakhir bagi bangsa Isarel, karena Musa tidak bisa lagi mendampingi bangsa Isarel masuk dalam tanah perjanjian, sebab Tuhan telah memilih Yosua untuk memimpin umat-Nya (3:28).  Maka Musa menegaskan kembali status umat Israel sebagai umat Tuhan agar hidup mencerminkan ketaatan kepada Tuhan

Musa menegaskan bahwa umat Tuhan harus mengambil pilihan yang tegas untuk dapat menjalankan ketetapan dan peraturan Tuhan, sehingga bangsa Isarel memiliki identitas yang jelas sebagai bangsa yang menyembah Tuhan bukan menyembah Baal-Peor.

Musa mengajak bangsa Israel untuk melihat bukti-bukti yang tidak terbantahkan lagi bahwa Tuhan bangsa Israel telah mengalah dan memusnahkan para pengikut Baal-Peor. Musa mengajak agar umat Tuhan hidup dalam ketaatan pada perintah Tuhan dengan setia, karena dengan sikap hidup yang demikian membuat bangsa Isarel bijaksana dan berakal budi dibandingkan dengan bangsa lain.

Musa juga mengingatkan bahwa bangsa-bangsa lain tidak memiliki Allah seperti bangsa Israel, bangsa-bangsa lain allahnya jauh, sedangkan bangsa Israel memiliki Allah yang mau dekat dengan umatNya, relasinya seperti bapa dengan anaknya.

Musa juga meposisikan bangsa Isarel sebagai bangsa yang besar dan merdeka, bukan lagi sebagai budak yang terjajah. Bangsa Isarel sebagai bangsa yang besar bukan karena kekuatan tentaranya, bukan karena kegagahan kereta kudanya, bukan juga kehebatan rajanya namun kebesaran bangsa Israel justru tercermin dari Tuhannya serta memiliki ketetapan dan peraturan yang dari Tuhan.

Musa menasihatkan hal yang sangat penting sekali yaitu menyaksikan kebesaran Tuhan kepada anak-cucu mereka masing masing. Apa yang telah dilihat dan disaksikan tentang kebesaran Tuhan jangan untuk di lupakan namun disaksikan terus menerus kepada generasi selanjutnya.

Hal yang dapat kita pelajari. Pertama, bahwa Tuhan adalah Tuhan yang membuat perjanjian dengan umatNya, Tuhan yang setia menuntut umatNya juga setia. Kedua, umat Tuhan yang disebut sebagai umat kesayangan dipilih oleh Tuhan bukan berdasarkan kebaikan umatNya, bukan karena kelebihan umatNya atau jasa-jasa umatNya namun semata-mata karena kasih Allah. Ketiga, Tuhan menginginkan penyembahan yang berkenan kepadaNya bukan secara lahiriah baik namun justru relasi yang dekat dengan Tuhan ini yang penting.

Biarlah ketaatan kita kepada Tuhan membawa penyembahan kita kepada Tuhan juga dengan benar.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«