suplemenGKI.com

Rabu, 28 Mei 2014

27/05/2014

Efesus 1:15-23

 

Iman Yang Bertumbuh

 

Pengantar
Sebagai manusia sering kali kita hanya memperhatikan hal-hal yang dapat kita lihat dengan mata saja , misalnya melihat pertumbuhan badan kita, melihat pertumbuhan anak-anak kita atau melihat benda-benda yang lain. Terkadang terlalu sulit bagi kita untuk melihat hal-hal yang terkait dengan kerohanian yaitu iman, kita cenderung untuk membiarkan iman kita ini apa adanya, tanpa berusaha untuk menumbuhkannya. Bagaimana dengan iman jemaat di Efesus?

Pemahaman

Ay 15-16,             Apa yang dikatakan Paulus terhadap iman jemaat Efesus?

Ay 17-18,             Apa yang menjadi doa dari Paulus terhadap jemaat Efesus?

Ay 19-23,             Apa yang menjadi pesan Paulus bagi jemaat Efesus?

Paulus memuji iman jemaat Efesus kepada Tuhan Yesus dan memuji kasih yang ditunjukkan kepada orang-orang yang percaya. Jemaat Efesus membuktikan iman kepada Tuhan Yesus dengan cara hidup mengasihi satu dengan yang lain. Kabar yang baik ini terdengar oleh Paulus dan Paulus memuji mereka semua.

Namun Paulus bukan hanya memuji Iman dan kasih yang telah ditunjukkan oleh jemaat, namun Paulus berdoa supaya jemaat Efesus di beri Roh Hikmat dan wahyu untuk semakin mengenal Dia. Bagi Paulus semakin mengenal Dia maka  akan semakin mengalami pertumbuhan iman. Pengenalan akan Dia tidak akan pernah habis, Paulus mengharapkan semua jemaat Efesus secara pribadi mengalami kedekatan dengan Tuhan Yesus, sehingga semakin memahami kuasa Tuhan yang bekerja dalam kehidupan kita sehari-hari.

Paulus mengingatkan bahwa di dalam Yesus Kristus telah diberikan segala kuasa yang ada di bumi dan di sorga, sehingga kuasa yang dimiliki anak-anak Tuhan adalah kuasa dari Tuhan kita Yesus Kristus, karena kita juga termasuk anggota tubuhNya dan Kristus adalah Kepalanya. Kesatuan antara tubuh dan kepala ini juga menunjukkan kepada kita bahwa Kristus ingin dekat dengan kita semua, agar pertumbuhan iman kita semakin hari semakin nyata.

Refleksi
Ambil waktu beberapa saat, untuk merenungkan: sudahkah kita memberikan waktu kita untuk pertumbuhan iman kita? Bagaimana pengenalan kita akan Kristus, adakah kemajuannya? Ataukah biasa-biasa saja.

Tekad
Tuhan Yesus, kami tahu betapa rinduNya Engkau ingin menyapa kami, namun kami justru merasa sangat sibuk sekali sehingga tidak ada waktu untuk bersama-sama denganMu Tuhan. Bahkan kami membiarkan iman kami apa adanya. Ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakan
Hari ini akan meluangkan waktu untuk bersama-sama dengan Tuhan, paling sedikit 15 menit.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»