suplemenGKI.com

DAMBA SUKA SORGAWI

Wahyu 21   : 1 – 6

 

Pengantar

Dunia makin modern dengan segala fasilitas kehidupan. Bagi sebagian orang, dunia (tempat tinggalnya) telah menjadi seperti sorga yang penuh keindahan dan kedamaian, bahkan ada yang karena kekuasaan dan kekuatannya, bisa memiliki kemuliaan dan kehormatan duniawi. Mereka bukan hanya sebagai anggota komunitas yang menikmati keindahan dan kedamaian, tapi bisa seakan menjadi raja duniawi. Tapi apakah itu yang kita rindukan? Atau sebagai orang beriman, apakah itu yang ingin kita dapatkan? Sesungguhnya banyak di antara kita yang secara manusiawi mendambakan tempat dan suasana yang indah dan damai, apalagi memiliki kedudukan dan kekuasaan. Tapi marilah pada hari ini kita belajar dari apa yang TUHAN nyatakan melalui Wahyu 21 : 1 – 6, teristimewa ketika kita tahu bahwa semua di langit dan bumi yang kita tinggal saat ini tidak bersifat kekal.

Pemahaman

Ayat   1 – 3          :  Bagaimana penggambaran langit yang baru dan bumi yang baru secara fisik?

Ayat   4 – 6          :  Bagaimana suasana langit dan bumi yang baru?

Langit yang baru dan bumi yang baru digambarkan secara fisik (laut tidak ada lagi) sebagai kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari ALLAH, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya dan kemah ALLAH ada di tengah-tengah manusia dan IA akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-NYA dan IA akan menjadi ALLAH mereka. Jadi secara fisik ada kediaman baru yang TUHAN hadirkan, di mana segalanya digambarkan penuh kekudusan dan kemeriahan sorgawi. Tapi yang terlebih menjadi fokus adalah kehadiran ALLAH sendiri di tengah umat-NYA. Umat dapat selalu berjumpa langsung dengan TUHANnya.

Di langit yang baru dan bumi yang baru, TUHAN akan menghapus segala air mata dari mata umat-NYA, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. Dalam ayat 5 dikatakan:“Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” dilanjutkan ayat 6 : “AKU adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan”.Dengan demikian, suasana langit yang baru dan bumi yang baru adalah benar-benar penuh sukacita dan damai sejahtera. Itulah suasana sorgawi. Tidakkah kita merindukannya?

Refleksi

Marilah kita mengambil waktu hening sejenak dan merenungkan:

  • Apakah kita sungguh rindu berjumpa langsung dan tinggal bersama ALLAH?
  • Apakah kita telah dapat merasakan suasana sorgawi itu dalam kehidupan saat ini?

 

Tekad

Ya ALLAH, jadikan aku pribadi yang rindu untuk mengalami perjumpaan dengan TUHAN dalam kehidupan sekarang ini maupun saat langit yang baru dan bumi yang baru hadir.

Tindakanku

Mulai hari ini saya rindu untuk mengawali dan mengakhiri setiap aktivitas sehari-hari bersama TUHAN yang adalah Sang Alfa dan Omega, agar dapat menikmati suasana sorgawi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«