suplemenGKI.com

 

Langit & Bumi Baru

Langit & Bumi Baru

Wahyu 21: 1-8

Langit Yang Baru Dan Bumi Yang Baru 

                Penulis kitab Wahyu memberikan pesan kepada jemaat-jemaat yang menderita pada waktu itu, mereka diingatkan bahwa akan ada langit dan bumi yang baru bagi mereka yang setia kepada Kristus.

Pengharapan ini tentunya akan menguatkan jemaat-jemaat yang sedang menderita oleh tekanan tentara Romawi maupun orang-orang yang ada disekitar mereka.

  1. Apa yang disaksikan oleh Yohanes tentang langit dan bumi yang baru?
  2. Apa yang disaksikan oleh Yohanes tentang Yesus Kristus?
  3. Apa yang dimaksudkan dengan kematian yang kedua, dan siapa yang ada di dalamnya?
  4.  Apa yang dapat kita pelajari dari bacaan diatas? 

Renungan:

                Penulis ingin menyampaikan penglihatannya tentang langit dan bumi yang baru yang mengandung pesan bahwa pengharapan di dalam Tuhan akan memberikan kehidupan yang baru yang lebih baik dari pada kehidupan yang sebelumnya.

                Penulis juga melihat Yerusalem yang baru, Yerusalem bagi orang Israel merupakan kota Allah. Kota yang bukan hanya menunjuk pada Allah yang hadir di tengah-tengah umatNya, tetapi juga menunjukkan pemerintahan Allah yang berlaku dalam seluruh kehidupan manusia. Penulis menceritakan Yerusalem baru yang turun dari surga, memberikan kesan kepada pembacanya tentang kehadiran Allah di tengah umat yang sedang menderita dan janji pembebasan dari sistem kehidupan yang menindas mereka yang dilakukan oleh pemerintahan Romawi. Yerusalem yang turun dari surga berasal dari Allah, menunjukkan keselamatan bukan berarti kita pergi ke rumah Tuhan di sorga, sebaliknya keselamatan Allah datang pada kita. Keselamatan tidak ditemukan ditempat tertentu, melainkan hanya ditemukan di dalam Allah. Saat Allah hadir dalam kehidupan umat dan memerintah dengan kasihNya, maka karya keselamatan Allah telah terjadi di dalam dunia ini.

                Kalau jemaat Tuhan pada waktu itu menderita karena tekanan dan penindasan, maka di dalam kemah Allah tidak akan ada lagi penderitaan. Maut tidak ada lagi, maut selalu dihubungkan dengan dosa manusia, hal ini menyatakan bahwa Allah bukan hanya menghapus penderitaan manusia yang disebabkan oleh pihak lain tetapi juga penderitaan yang disebabkan oleh dosa manusia sendiri. Ini merupakan karya keselamatan yang dikerjakan di dalam Yesus Kristus.

                Pernyataan Kristus adalah Alfa dan Omega, menegaskan bahwa Kristuslah yang mengawali semua kehidupan di dunia ini dan Kristuslah yang akan mengakhiriNya. Hal ini juga berarti bahwa Kristuslah yang berkuasa dari dulu, sekarang dan sampai selamanya. Kristus berjanji bahwa mereka yang setia akan menikmati kehidupan bersamaNya di sorga, sedangkan yang tidak setia dan yang jahat akan masuk ke dalam maut.

                Hal ini ingin mengingatkan kita sebagai orang yang percaya untuk tetap setia walaupun keadaan dan kondisinya sulit. Tuhan Yesus yang sudah memberikan diriNya untuk menebus kita yang berdosa berharap bahwa penebusan yang dilakukanNya tidak menjadi sia-sia bagi kita namun menjadi anugerah bagi kita. Tuhan Yesus yang sudah menyediakan penebusan sekaligus menyediakan tempat di sorga bagi orang-orang yang percaya kepadaNya. Mari kita hidup di dalam kesetiaan. Amin.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*