suplemenGKI.com

KASIH: DASAR UTAMA

I Korintus 13:1-3

 

PENGANTAR
Dalam pasal 13 ini rasul Paulus secara khusus berbicara tentang kasih, sebab telah terjadi perpecahan dalam jemaat Korintus.  Mereka memiliki banyak karunia yang berbeda-beda tetapi sikap saling mementingkan diri sendiri berkembang sangat kuat.  Bagi Paulus kasih yang sifatnya kekal dan tidak terikat oleh waktu itu harus menjadi pengikat yang kuat dalam hidup berjemaat.  Berangkat dari pemahaman dasar tentang kasih tersebut maka Paulus mengajak jemaat Korintus untuk senantiasa memiliki kasih sebagai hal utama bagi dasar sikap dan tindakan hidup orang percaya.  Mari kita belajar!

PEMAHAMAN
Ayat 1-3: Bagaimana Paulus menjelaskan tentang kasih sebagai dasar utama dalam hidup?

Ayat 1-3: Bagaimana nasihat Paulus kepada jemaat Korintus agar memiliki kasih sebagai dasar segala sesuatu yang mereka miliki?

Apa kasih itu sudah menjadi dasar utama sikap, tindakan dan segala hal yang kita miliki?

Siapapun diri kita berlaku kebenaran bahwa di balik setiap tindakan yang kita lakukan, pasti ada motivasi.  Tentu saja masing-masing orang bertindak dengan motivasi yang berbeda-beda.  Tetapi dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, setiap tindakan seharusnya didasarkan pada hal yang sama, yaitu kasih. Mengapa? Sebab kehidupan kita sebagai orang Kristen adalah hidup oleh kasih yaitu kasih Kristus.  Semua tindakan Kristus bagi diri kita hanya berlandaskan pada kasih.  Maka seharusnya kasih itu bukan sekadar identitas atau ciri kekristenan tetapi jiwa dan jati diri orang Kristen dan kekristenan yang harus nampak dalam sikap dan tindakan sehari-hari.  Selanjutnya Paulus mengatakan bahwa semua karunia yang orang Kristen miliki, tidak berarti apa-apa jika tidak didasari oleh kasih.  Paulus memberikan suatu pengajaran yang sangat keras kepada jemaat Korintus karena menyangkut keberadaan mereka sebagai milik Kristusdan hidup di dalam Kristus.

Jemaat Korintus yang merasa dirinya memiliki karunia dari Tuhan, menjadi sombong dan mulai menganggap bahwa diri mereka lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan jemaat yang tidak memiliki karunia tersebut.  Karena itu Paulus memberikan ketegasan bahwa kepandaian berbicara, bernubuat, memiliki hikmat dan pengetahuan manusia jika tidak disertai kasih hanya akan menciptakan perpecahan dan membuat diritidak berharga (ay.1-3).  Penekanan Paulus ini memberikan pelajaran penting bahwa kita adalah orang yang dihidupkan oleh kasih Kristus dan bagi Kristus.  Karena itu kitalah orang-orang yangharus memiliki dan menyatakan kasih Kristus dalam segala aspek kehidupan kita bagi sesama.

REFLEKSI                                                                       
Mari merenungkan: Semua tindakan Kristus bagi diri kita hanya dilandaskan pada kasih.  Maka seharusnya setiap sikap dan tindakan hidup kita berlandaskan dengan kasih yang bersumber dari kasih Kristus.  Mintalah agar Dia terus mengisi hati kita dengan kasih-Nya.

TEKADKU
Tuhan tolong aku agar bisa mendasari sikap dan tindakan dengan kasih yang berasal dari-Mu.

TINDAKANKU
Hari ini, aku mau bersikap dan bertindak di ……… (dalam keluarga, tempat kerja, gereja, dll) dengan bersumber kasih-Nya bukan ego diri sendiri.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«