suplemenGKI.com

Mazmur 105:1-6

 

Ajakan Untuk Bersyukur Kepada Tuhan

Pengantar:

Hampir dapat dipastikan bahwa ketika seseorang mendapatkan sesuatu yang secara akal ia tidak mungkin memperolehnya, namun dalam kenyataannya ia ternyata dapat memperolehnya walaupun mungkin dengan suatu perjuangan atau karena pertolongan pihak lain, misalnya ditolong orang sehingga terbebas dari masalah besar atau hal lain yang sejenis. Maka untuk mengingat perjuangan atau kebaikan orang lain terhadapnya ia akan  berterimakasih/bersyukur atas apa yang ia perolehnya. Itulah tujuan ajakan pemazmur ini.

 

Pemahaman:

  1. Dalam situasi apa pemazmur mengajak umat Tuhan untuk bersyukur kepada Tuhan?
  2. Pengalaman apa saja yang dialami oleh Umat Israel sehingga mereka harus bersyukur!
  3. Apakah saudara merasa Tuhan sudah begitu banyak menolong saudara?

 

Mazmur 105 ini ditulis pada masa sesudah pembuangan di Babel. Isinya memanggil umat Israel untuk menyembah, memuji, mentaati, dan mencari Tuhan (ayat Mazm 105:1-4) Panggilan itu berangkat dari kenyataan sejarah bahwa Tuhan secara ajaib telah menuntun  umat Israel dengan menyelamatkan, membebaskan dan memelihara mereka dari berbagai penindasan, mulai dari membebaskan mereka dari Mesir memberikan tanah perjanjian kepada mereka dan membebaskan mereka dari Babel.

Bangsa Israel, selama di Mesir dan di pembuangan di Babel banyak mengalami penderitaan, penindasan dan tekanan. Bahkan untuk beribadah kepada Tuhan pun mereka mengalami tekanan. Maka ketika mereka telah dibebaskan oleh Tuhan patutlah mereka untuk bersyukur, menyembah dan memuji-muji Tuhan. Dan yang lebih penting juga adalah mereka diajak untuk mematuhi dan mentaati firman Tuhan. Semua itu bertujuan agar mereka ingat bahwa Tuhanlah yang telah menolong mereka. Melalui hidup bersyukur, hidup takut akan Tuhan dan mentaati firman Tuhan, mereka bukan hanya berterimakasih kepada Tuhan tetapi juga telah memperkenalkan keajaiban Tuhan kepada bangsa-bangsa lain di sekitar mereka.

Kalau kita menoleh ke belakang, kita tentu telah mengalami begitu banyak pertolongan dan berkat-2 Tuhan dalam hidup kita, maka patutlah kita memuji, memuliakan dan hidup takut serta taat kepada Tuhan. Tuhan itu sangat baik bagi kita, sudahkah kita bersyukur atasnya agar duniapun tahu bahwa Tuhan baik?

 

Refleksi:

Mari kita renungkan, bisakah kita menghitung kebaikan Tuhan dalam hidup kita? Mampukah kita membalas kebaikan Tuhan? Belajarlah selalu bersyukur atas semua kebaikan Tuhan itu.

 

Tekad:
Tuhan, ampuni aku karena seringkali aku tidak bersyukur atas berkat, kebaikan dan pertolongan-Mu di masa-masa lalu dalam hidupku. Kini aku akan terus mengingat semua kebaikan-Mu melalui menceritakannya kepada banyak orang di sekitarku.

 

Tindakan:
Dalam hal kecil, besar, sederhana maupun penting aku mau selalu belajar bersyukur atas semua kebaikan Tuhan dalam hidupku dengan cara setia bersaksi, melayani dan membagikan kasih Tuhan kepada sesama di manapun aku berada.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*