suplemenGKI.com

MEMILIH HIDUP BAHAGIA

Mazmur 1

 

Pengantar
Apakah Saudara ingin bahagia? Banyak orang mau melakukan apa saja asal hidupnya bahagia, puas dan tenteram. Maka, tidak heran anak-anak muda lari ke narkoba, seks bebas; orang-orang yang lebih tua menyibukkan diri dengan mencari harta dan kuasa. Tetapi, mereka yang memilih hal-hal tadi akhirnya harus mengakui bahwa kenikmatan bertolak belakang dengan kebahagiaan. Jadi, adakah pilihan yang tepat? Apakah sebenarnya kunci kebahagiaan hidup? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 1-2 : Bagaimanakah orang bisa menemukan jalan bahagia?
  • Ayat 3     : Seperti apakah kebahagiaan orang benar?
  • Ayat 4-6  : Bagaimanakah gambaran kehidupan orang fasik?

Pemazmur menyampaikan hal-hal yang mesti dilakukan oleh manusia kalau ingin berbahagia, yaitu tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri di jalan orang berdosa, tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tapi yang kesukaannya adalah Taurat (perintah) TUHAN dan yang merenungkan itu siang dan malam.

Bila kita ingin hidup berbahagia maka kita harus menjauhi hal-hal yang bisa berpengaruh negatif terhadap kita serta mampu menolak  hal-hal yang menggodai kita. Kita diajak untuk mempunyai kesukaan merenungkan Firman TUHAN. Kesukaan tersebut menimbulkan kerinduan dan cinta kepada TUHAN.

Adapun orang yang berbahagia digambarkan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, yang tidak layu daunnya, dan apa saja yang diperbuatnya berhasil. Semua itu terjadi sebab TUHAN mengenal jalan orang benar. Sedangkan jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Pilihan kebahagiaan adalah tanggung jawab kita sendiri. ALLAH menyediakan jalannya, tetapi Ia tidak memaksa kita untuk menjalani kehidupan ini menurut kehendak-Nya. Keputusan ada di tangan kita

Refleksi
Nyanyikanlah Refrein KJ 392: “Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya. Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya.” Benarkah selama ini aku bahagia? Apakah selama ini aku suka  merenungkan Firman TUHAN siang dan malam? Apakah aku selalu setia hidup di jalan kebenaran yang TUHAN ajarkan?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk selalu berjalan dalam terang Firman TUHAN. Biarkanlah aku selalu dekat dengan-Mu. Mampukanlah aku untuk menyediakan waktu yang cukup guna membaca dan merenungkan Firman TUHAN setiap hari.

Tindakanku
Aku akan membuat daftar pembacaan Alkitab setiap hari.
Aku akan menyediakan waktu yang cukup untuk membaca Alkitab dan merenungkannya. Di malam hari, aku akan mengevaluasi apakah pesan Firman TUHAN yang kubaca hari ini sudah mulai kulakukan. Di akhir pekan, aku akan bertanya kepada anggota keluargaku apakah dalam seminggu ini mereka melihat perilakuku menjadi lebih baik

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«