suplemenGKI.com

TETAP SETIA WALAU DALAM PENCOBAAN

1 Korintus 10 : 1 – 13

Pengantar
Makin hari makin banyak pencobaan hidup yang kita hadapi, karena makin hari makin banyak kemudahan yang dijanjikan dan ditawarkan. Makin hari makin banyak ketegangan hidup karena ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi pencobaan hidup. Jadi perlu bagi kita untuk memiliki prinsip dan pokok iman yang kuat, yang mana akan kita perhatikan bersama melalui pembacaan hari ini dalam 1 Korintus 10 : 1 – 13.

Pemahaman
Ayat 1 – 4        :  Apa karya TUHAN yang dialami oleh nenek moyang Israel?

Ayat 5 – 11      :  Apa yang yang tidak berkenan bagi TUHAN dalam kehidupan mereka?

Ayat 12 – 13    :  Apa prinsip atau pokok iman yang disampaikan pada bagian ini?

Nenek moyang Israel hidup dalam perlindungan dan pemeliharaan TUHAN melalui berbagai peristiwa alam yang ajaib. Ketika ada tiang awan di padang gurun, melintasi laut serta mendapatkan makan dan minuman secara ajaib. Semua ini juga dikaitkan secara rohani dengan keberadaan Kristus yang memberi makanan dan minuman rohani bagi umat-NYA.

Namun demikian, tetap ada hal-hal yang tidak berkenan kepada TUHAN yang mereka lakukan sehingga TUHAN menghukum sebagian besar dari antara mereka. Hal-hal tersebut menjadi peringatan bagi umat berikutnya untuk tidak melakukan hal-hal tersebut kembali, yang antara lain: menginginkan hal-hal yang jahat, penyembahan berhala, percabulan, mencobai TUHAN, dan bersungut-sungut. Ini semua merupakan perwujudan dosa umat kepada TUHAN yang membawa kepada maut.

Sekalipun mereka adalah umat TUHAN, tetapi jikalau mereka tidak setia kepada TUHAN maka mereka juga akan mengalami penghukuman. Jadi kita harus menjaga hidup ini secara hati-hati agar tidak jatuh ke dalam dosa, bahkan diingatkan jangan merasa diri telah teguh berdiri hanya karena status sebagai umat TUHAN.

ALLAH itu setia, dan jika kita mengalami pencobaan maka itu tidak akan melebihi kekuatan kita. TUHAN akan memberi kepada kita jalan ke luar dari setiap pencobaan yang kita alami, sehingga kita dapat menanggungnya dengan kekuatan dari TUHAN.

Refleksi
Marilah kita merenungkan: “Apakah selama ini ada kehidupan kita yang tidak berkenan kepada TUHAN?, dan seberapa kita tetap berhati-hati dalam menghadapi pencobaan agar tidak terjatuh?”

Tekad
Ya TUHAN, ampunilah saya akan segala hal yang tidak berkenan kepada-MU. Dan kuatkanlah saya dalam menghadapi setiap pencobaan kehidupan hingga menemukan jalan ke luar sesuai rancangan-MU.

Tindakanku
Mulai hari ini saya akan mengingat kesetiaan TUHAN dengan berupaya setia dalam perkara kecil maupun besar.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*