suplemenGKI.com

Bacaan : Yesaya 62 : 6-12.

“Keselamatan telah datang”

PENGANTAR.
Banyak nabi-nabi yang memandang Yerusalem sebagai gunung  Allah  yang pada akhir zaman akan menjulang sangat tingi, sehingga segala bangsa berduyun-duyun datang  ke Yerusalem sambil berkata, “Mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita  tentang jalan-jalanNya , jalan-jalanNya itu ialah damai sejahtera”. Mereka melihat Yerusalem  sebagai tempat dimana Tuhan hadir didalam cahaya kemuliaanNya. Unsur inilah yang dilihat sebagai berita keselamatan yang digenapi melalui kedatangan Yesus Kristus.

PEMAHAMAN.

  1. Siapakah yang berbicara di sini ? ( ayat 6-7 ) apa inti pembicaraannya ?
  2. Apa yang dijanjikan Tuhan terhadap Yerusalem ? ( ayat 8-9 )
  3. Apa yang diperdengarkan  Tuhan kepada umat Nya di Yerusalem ? ( ayat 10-12 )

Nabi Tuhan yang membawa injil kedatangan Tuhan kepada Yerusalem, menempatkan diatas tembok-temboknya pengawal yang mengintai kedatangan Allah. Nanti mereka akan bersorak-sorai bersama-sama, sebab dengan mata kepala sendiri mereka akan melihat  kedatangan Tuhan.  “Lihat itu Allahmu ! Ia datang” ( Yes 40:9-10 ). Kedatangan Allah sangat pasti sehingga kedatanganNya itu sudah dapat diintai. Semua orang sangat mengharapkan kedatangan Tuhan, karena kedatanganNya akan membawa Damai sejahtera.

Tuhan berjanji akan menjadikan Yerusalem masyur dan aman. Tuhan menjamin terjadinya damai sejahtera dengan bersumpah demi tanganNya sendiri akan memberi pembebasan dan pemeliharaan kepada umatNya sehngga umatNya akan hidup dengan aman dan terpelihara. Maka sukacita dan sorak-sorai akan diperdengarkan karena keselamatan yang dari Tuhan telah datang. Umat Allah akan berkumpul di Yerusalem karena “keselamatanmu datang” atau lebih tepat adalah “Juruselamatmu datang”. Keselamatan yang Tuhan kerjakan dengan berlimpah-limpah atas umatnya membuat umat bersukacita menyambutNya. Keselamatan itu harus diperdengarkan sampai keujung bumi.

Tuhan Yesus Kristus adalah sang Juruselamat dunia. IA rela mati di kayu salib untuk menyelamatkan umat manusia. Kita bisa menerima keselamatan itu dengan jalan beriman hanya kepada Yesus Kristus. Dengan demikian kita pasti mendapatkan anugerah keselamatan tersebut. Bagaimana dengan saudara ?

REFLEKSI.
Mari kita mengambil saat teduh sejenak, lalu jawablah dengan jujur  pertanyaan-pertanyaan berikut. Apakah saudara tahu bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus ? sudahkah saudara memiliki keselamatan itu ? kalau belum, bersediakah saudara menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Jurusalamat ? terimalah Tuhan Yesus sekarang.

TEKADKU.
Ya Tuhan Yesus, saya berterima kasih kepadaMu karena Engkau telah mati diatas kayu salib  untuk menyelamatkan saya, sehingga saya beroleh keselamatan.

TINDAKANKU.
Saya akan menjadi pembawa berita keselamatan kepada orang-orang yang belum selamat.  Saya rindu agar orang lain juga beroleh kesealamatan. Amin

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*