suplemenGKI.com

Rabu, 23 Mei 2018

22/05/2018

Roma 8:12-17

BERSAMA ROH ALLAH, KITA BISA!

PENGANTAR
Sejak percaya kepada karya penebusan Yesus Kristus kita memang telah dibebaskan dari hukuman dosa (8:1-2).  Ini tidak berarti bahwa kita tidak perlu lagi berjuang melawan dosa.  Perjuangan melawan dosa harus tetap kita lakukan.  Namun demikian, perjuangan kita melawan dosa ini harus kita lakukan dengan cara yang berbeda, yaitu dengan mengandalkan kekuatan Allah dan bukan kekuatan kita sendiri.

PEMAHAMAN
Perikop bacaan kita hari ini sebaiknya dibaca dengan latar belakang ayat-ayat sebelumnya, khususnya ayat-ayat 9-11.  Di bagian itu Paulus menegaskan bahwa kita yang percaya kepada Kristus tidak lagi hidup dalam daging melainkan dalam Roh.

  • Ay. 12.  Mengapa Paulus menyebut kita sebagai “orang berhutang”?  Kepada siapa kita berhutang?
  • Ay. 13-16.  Paulus memberikan pilihan hidup atau mati kepada kita.  Apa yang harus kita lakukan agar kita hidup?  Apa artinya?  Apa yang dilakukan Roh bagi kita?
  • Ay. 17.  Paulus menyebut kita sebagai “ahli waris.”  Menurut Anda, apa artinya?  Apa hubungannya dengan kehidupan kita sehari-hari?

Paulus mendorong jemaat di Roma – juga kepada kita, jemaat masa kini – agar mereka menjalankan hidup baru mereka dengan sungguh-sungguh.  Paulus mengingatkan bahwa Roh Allah telah melakukan sesuatu yang penting bagi mereka, yaitu melepaskan mereka dari cengkeraman kuasa dosa (ay. 2) dan memampukan mereka hidup dalam kebenaran (ay. 3-4).

Kita akan hidup jika kita hidup menurut Roh dan tidak lagi hidup menurut daging.  Artinya, sumber kekuatan kita melawan dosa adalah Roh Kudus, bukan kemampuan kita sendiri. Kita tidak mampu melawan keinginan daging yang dikuasai dosa dan yang mendorong kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa (lihat juga Gal 5:19-21).  Namun, dengan pertolongan Roh Allah kita sanggup mematikan perbuatan-perbuatan tersebut di dalam tubuh kita.

Paulus juga menegaskan status baru kita sebagai anak-anak Allah (ay.14).  Status sebagai anak-anak Allah itu menjamin posisi kita sebagai ahli waris, yaitu orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah.  Paulus mengatakan hal ini agar kita tabah bila kita menghadapi penderitaan (ay.17).  Dengan demikian, hidup oleh Roh akan memberi kita kekuatan penting untuk menghadapi dua musuh besar kita, yaitu dosa dan penderitaan.  Jadi, tidak ada alasan bagi Anda untuk menyerah begitu saja.

REFLEKSI
Bersama Roh Kudus, Anda memiliki sumber kekuatan yang lebih dari cukup untuk menolong Anda berjuang melawan dosa. Apakah Anda telah menggunakannya dengan maksimal?

TEKADKU
Ya Tuhan, aku bersyukur karena Roh Kudus senantiasa menyertai aku, juga pada waktu aku berhadapan dengan godaan untuk berbuat dosa.

TINDAKANKU
Setiap pagi, selama seminggu ini, aku akan memohon Tuhan menyertai aku dengan Roh Kudus-Nya agar aku mampu melawan godaan untuk berbuat dosa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»