suplemenGKI.com

PENGHAYATAN DAN SIKAP HIDUP SEORANG PELAYAN TUHAN

1 Tesalonika 2 : 1 – 8

 

Pengantar
Dalam mengemban sebuah tanggung jawab, selalu ada syarat-syarat yang harus diimiliki seseorang yang dipercayai untuk hal tersebut. Ada syarat kemampuan tertentu tapi juga ada syarat non-kemampuan yang harus ada. Jika kita hanya memberi keutamaan pada hal kemampuan maka tidak jarang ada masalah-masalah yang muncul sehubungan dengan sikap dan perilaku yang tidak sesuai. Maka penting untuk melihat aspek non-kemampuan, seperti integritas diri ataupun spiritualitas hidup seseorang. Melalui Surat 1 Tesalonika 2 : 1 – 8, kita diajak untuk melihat potret hidup seorang yang dipanggil/dipercaya menjadi pelayan TUHAN. Tentu tidak saja dari apa yang terlihat dan disaksikan orang lain, tetapi yang juga menjadi isi hati dan pikirannya. Maka mari kita memperhatikan bacaan Alkitab hari ini, dan merenungkan apa yang perlu ada dalam diri seorang pelayan TUHAN.

Pemahaman
Ayat  1 – 4            :  Menghayati panggilan pelayanan ?
Ayat  5 – 8            :  Sikap hidup seorang pelayan TUHAN ?

Sebuah panggilan pelayanan harus dapat dihayati secara utuh. Ada hal yang tidak menyenangkan (dianiaya dan dihina) dan mengalami perjuangan berat, tetapi bersamaan dengan itu ada pertolongan dari TUHAN yang memberikan keberanian untuk memberitakan Injil. Panggilan pelayanan juga harus didasarkan pada kemurnian hati dan dengan tujuan menyukakan hati TUHAN, dan semata karena diberi kepercayaan oleh TUHAN. Jadi bukan karena kehebatan atau kemampuan yang kita punya, tetapi karena dilayakkan dan dipercaya oleh TUHAN.

Dengan demikian akan muncul sikap hidup seorang pelayan TUHAN, yaitu:

  • tidak pernah bermulut manis
  • tidak pernah mempunyai maksud loba yang tersembunyi
  • tidak pernah mencari pujian dari manusia
  • berlaku ramah, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya
  • rela membagi Injil Allah dan juga membagi hidup karena kasih yang besar

Refleksi
Dalam keteduhan hati marilah kita merenungkan penghayatan hidup kita sebagai pelayan TUHAN, dan bagaimana sikap hidup kita sebagai pelayan-NYA ?

Tekad
Ya TUHAN, berilah aku keberanian karena pertolongan-MU, dan murnikanlah hati dan pikiranku dalam hidup melayani hingga terwujud dalam sikap hidup seorang pelayan yang berkenan kepada TUHAN.

Tindakanku
Mulai hari ini, saya akan lebih berani dan murni dalam melayani TUHAN dan sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«