suplemenGKI.com

1 Korintus 1:10-18

“AWAS PECAH!”

PENGANTAR

Selain Paulus yang pernah datang ke kota Korintus, rupanya ada beberapa pengajar lain yang datang melayani jemaat ini. Rupanya kedatangan beberapa pengajar/pengkotbah ini membuat jemaat jatuh pada favoritisme yang berlebihan, yang mengarah pada bahaya perpecahan dalam tubuh jemaat itu sendiri.

PEMAHAMAN

  1. Temukan sedikitnya 4 kubu golongan yang terbentuk dalam jemaat Korintus pada waktu itu!
  2. Perhatikan cara Paulus memberikan nasihat untuk menyatukan kembali golongan-golongan yang sudah terlanjur terbentuk itu.
    1. Ayat 13-14: Siapa yang menjadi sentral pembicaraan Paulus untuk mengembalikan pola pikir jemaat yang keliru?
    2. Ayat 15-17: Bagaimana Paulus menghendaki/memperingatkan jemaat dalam memandang dirinya (Paulus)?
    3. Dari cara Paulus meluruskan jemaat, hal apa yang dapat kita pelajari dari Paulus? Bagaimana Anda menerapkan hal tersebut dalam pelayanan Anda?

 Jemaat terbagi sedikitnya dalam 4 golongan, yaitu golongan Paulus, Apolos, Petrus dan Kristus. Golongan Kristus maksudnya adalah orang-orang yang pernah melihat dan mendengar pengajaran Kristus secara langsung, dan mereka menjadi sombong dan merasa paling benar. Jemaat terjebak dalam pengultusan pribadi dan merendahkan kelompok yang lain.

Untuk meluruskan kesalahan yang terjadi di jemaat, Paulus melakukannya dengan dua cara yaitu: pertama-tama mengajak jemaat kembali kepada Kristus sebagai yang terutama, dan yang tidak bisa disetarakan dengan Petrus, Apolos, maupun diri Paulus. Kristus harus menjadi yang terutama dalam kehidupan pelayanan kita, bukan diri kita.  Memandang kepada Kristus dan bukan pada diri sendiri merupakan benteng dari ancaman perpecahan, sebaliknya memupuk kesatuan.

Dan yang kedua, Paulus memulai dari dirinya sendiri dengan menentukan sikap tegas bahwa ia tidak mau diidolakan, ia tidak mau mencuri kemuliaan Tuhan, ia hanya alat yang dipakai Tuhan untuk memberitakan Injil.

 

REFLEKSI

Bahaya perpecahan dapat mengancam gereja kapan saja, baik karena pengkultusan pada sosok hamba Tuhan tertentu, pemimpin, teolog tertentu, tokoh dan doktrin tertentu. Terhadap ancaman tersebut, apa yang Anda lakukan selama ini untuk memelihara kesatuan Tubuh Kristus?

TEKADKU

Tuhan, tegurlah aku jika sikap dan caraku melayaniMu selama ini justru mengkondisikan bahaya perpecahan dalam Tubuh Kristus itu makin nyata, baik dalam lingkup kepengurusan Bapel, sektor, kemajelisan, kepanitiaan, dan berbagai pelayanan yang lain. Biarlah kami semua tetap menempatkan Engkau pada tempat yang tepat sebagai Pemilik dan Pemimpin gerejaMu, dengan demikian tidak seorang pun dari para pelayanMu memegahkan diri dan menimbulkan perpecahan karenanya. Amin.

TINDAKANKU

Hari ini, berdoalah secara khusus bagi gereja kita dengan berbagai keragaman jemaat dan banyaknya pemimpin didalamnya. Berdoalah agar semua tetap tunduk pada Kristus, dengan demikian kesatuan sebagai gereja tetap terpelihara. 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«