suplemenGKI.com

Rabu, 22 April 2015.

21/04/2015

Mazmur 23:1-6.

 

Tuhan Hadir Untuk Memberikan Kasih-Nya

Pengantar:
Cuplikan kisah inspiratif tentang pengalaman John Craig bersama Tuhan. Ia lahir di Skotlandia pada tahun 1512, belajar di Universitas St . Andrews dan kemudian melayani Tuhan. Karena usaha untuk semakin mengenal Kristus, ia akhirnya ditangkap dan dibawa sebagai tawanan ke Roma. Bukan hanya sebagai tawanan, ia bahkan dijatuhi hukuman mati.

Pada suatu malam di tahun 1559, sementara menantikan eksekusi yang akan dijalani pada keesokan harinya, Craig mendengar berita bahwa Paus Paulus IV meninggal. Sudah menjadi kebiasaan bahwa jika Paus meninggal, maka penjara-penjara di Roma akan dibuka dan tahanan dibebaskan untuk sementara. Craig melihat itu sebagai kesempatan untuk membebaskan diri, sehingga ia melarikan diri kesebuah penginapan dipinggir kota . Tetapi para prajurit mengejar dan menangkapnya. Pemimpin prajurit menatap wajah Craig sangat dalam dan berkata: “Kamu ingat ketika menolong seorang serdadu yang terluka di Bologna dulu? Sayalah serdadu itu. Ini saatnya saya membalas budi baikmu, jadi sekarang kau bebas,” katanya. Sejak itu Craig memberitakan Injil sampai saat ajalnya tiba di usia 88 tahun.

Pemahaman:

  1. Apakah yang menjadi inti dari Mazmur Daud pasal 23 ini?
  2. Nilai apakah yang hendak dipaparkan ketika pemazmur mulai ayat 2-6?
  3. Apakah anda merasakan betapa sempurnanya pemeliharaan Tuhan Yesus bagimu?

Seseorang bertanya kepada dirinya: Bagaimanakah aku dapat melalui hari-hari sulit didepanku? Dari manakah aku akan dapat pertolongan? Bagaimana aku dapat luput dari bahaya yang mengancamku? Mungkin pertanyaan-2 seperti ini sedang bergelayut di benak Anda saat ini. Mungkin Anda kuatir karena: BBM naik, pekerjaan susah, harga sembako melonjak. Ketika keadaan menjadi sulit, Ia ada untuk menolong kita.

Inti dari Mazmur 23 adalah menghadirkan Tuhan yang baik yang tidak akan pernah membiarkan domba-dombaNya terlantar. Pernyataan-2 pemazmur mulai ayat 2-6, adalah  merincikan nilai dari seorang Gembala yang baik, yang sanggup menjamin, melindungi, menghibur, memberi kekuatan dan pemulihan hidup setiap orang yang berjalan di belakang-Nya. Mungkin anda berkata “tetapi saya tidak merasakannya” Kawan, ketika kita hanya memikirkan kehadiran Tuhan hanya pada materi, maka kita tidak akan merasakan bahwa Tuhan hadir dengan kasih yang tulus untuk menjadi Tuhan bagi kita. Ketika Dia dihayati hadir untuk mengasihi kita, maka itu jauh melampaui segala materi yang kita pikirkan.

Refleksi:
Coba renungkan, apakah kehadiran Yesus bagi kita hanya untuk membawa solusi masalah materi? Jika ini yang kita pikirkan, maka sangat dangkal kita menilai kasih Kristus. Sebab Dia datang karena kasih-Nya yang jauh lebih bernilai dari segala materi.

Tekat:
Tuhan Yesus, aku rindu menghayati kehadiran-Mu bukan sekedar sebagai gembala yang menyediakan rumput dan air, tetapi Engkau hadir dalam hidupku untuk memberi kasih-Mu.

Tindakan:
Dalam setiap karya, sikap dan pikiranku, aku ingin mengekspresikan kasih Kristus dalam hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«