suplemenGKI.com

Yosua 24:16-18.

 

Alasan Memilih Beribadah Kepada Tuhan.

 

            Manusia hidup selalu dengan alasan. Jika ditanyakankan “Mengapa anda makan alasannya karena lapar. Mengapa anda bekerja alasannya agar memperoleh penghasilan. Mengapa anda tidur karena mengantuk atau lelah dan sebagainya” Hampir dapat dipastikan bahwa tidak ada orang yang hidup di dunia ini yang tidak memiliki alasan. Bahwa ada alasan yang dikarena oleh sebuah keadaan atau karena perencanaan yang sudah matang atau ikut-ikutan pihak lain, itu bukan persoalan yang jelas manusia hidup selalu memiliki alasan. Termasuk dalam memilih kepada siapa seseorang harus percaya, beriman dan beribadah tentu ada alasannya. Ketika umat Israel memilih beribadah kepada Tuhan juga karena ada alasan yang jelas. Kejelasan alasan itulah yang akan kita pelajarai dan teladani dalam renungan hari ini.

Pertanyaan-pertanyaan penuntun:

  1. Fakto-faktor apa saja yang menuntun umat Israel menjatuhkan pilihan beribadah kepada Tuhan?
  2. Apa yang harus ditunjukkan oleh umat Israel ketika mereka memilih untuk beribadah kepada Tuhan?
  3. Bagaimana dengan saudara, tahukah apa yang menjadi alasan sehingga saudara dan keluarga memilih memilih beribadah kepada Tuhan Yesus?
     

Renungan:

            Sejak bangsa Israel dipimpin oleh Musa keluar dari perbudakan di Mesir sampai pada persiapan memasuki tanah perjanjian, sudah tidak terhitung perbuatan ajaib yang Tuhan tunjukkan dan lakukan untuk menyelamatkan, menolong, membela dan memelihara mereka. Baik secara langsung melalui karya ajaib Tuhan sendiri maupun melalui perantaraan hamba-hamba-Nya. Di ayat. 17-18 adalah suatu pernyataan yang  jelas dari umat Israel, sesuai dengan pengetahuan mereka sendiri yang menyaksikan, merasakan dan menikmati apa yang telah Tuhan lakukan demi menolong mereka. Itu semua merupakan rangkaian yang menjadi alasan bagi mereka untuk memilih beribadah kepada Tuhan. Di samping itu, juga keteladanan Yosua (Lih. Ay. 15) sebagai pemimpin mereka yang juga ikut menentukan sehingga bangsa Israel dengan mantap memilih untuk beribadah kepada Tuhan. Tetapi yang terpenting dan terutama adalah  kesadaran umat Israel yang telah mampu membedakan antara ilah-ilah yang disembah oleh nenek moyang mereka dengan Allah yang telah menyelamatkan dan membebaskan mereka dari Mesir itulah yang menjadi alasan utama pemilihan mereka beribadah kepada Tuhan. Kesadaran itu tersirat dalam pernyataan mereka yang begitu tegas dan jelas “Kami pun akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita” Kalimat itu menegaskan bahwa memilih beribadah kepada Tuhan bukan karena terpengaruh oleh tawaran Yosua atau perbuatan ajaib yang telah mereka terima dari Tuhan, karena jika hanya itu alasannya, bagaimana jika suatu saat mereka tidak lagi menyaksikan perbuatan ajaib Tuhan, apakah mereka tetap setia beribadah kepada Tuhan? Apalagi mereka akan hidup di tengah-2 lingkungan yang umumnya beribadah kepada ilah-ilah lain.

            Dengan memilih beribadah kepada Tuhan, maka umat Israel sudah menegaskan kesetiaan, komitmen mereka untuk terus berjuang membangun hubungan yang benar dengan Tuhan, bersedia menjauhkan ilah-ilah lain. Hubungan yang terus dibangun dengan benar kepada Tuhan itu pula yang akan memampukan mereka untuk mengungkapkan respons iman yang benar dalam kasih, penyembahan dan pelayanannya kepada Tuhan.

            Saudara, jika ditanya “Apa alasan anda memilih untuk beribadah kepada Tuhan Yesus” Apa jawab saudara? Apakah karena kesadaran bahwa kita telah menjadikan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kita dan Dia adalah Allah kita, sekalipun pada saat-saat tertentu Tuhan Yesus seakan tidak menunjukkan pertolongan kepada kita. Jika itu alasannya maka kita tidak akan goyah untuk tetap setia beribadah kepada-Nya. Seringkali orang akan sangat antusias beribadah jika ia merasakan, mengalami pertolongan  Tuhan Yesus secara nyata atau fisikal dalam hidupnya, tetapi jika pertolongan Tuhan Yesus terasa tidak terlalu nyata maka komitmen, kesetiaan dan antusiasme beribadahpun menjadi berkurang. Mari kita tetap setia, komitmen dan antusias beribadah, melayani dan menyembah Tuhan  Yesus, karena Dialah Allah kita dan bukan karena Dia telah berbuat ajaib dalam hidup kita. Tuhan memberkati kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«