suplemenGKI.com

Tuhan, Sang Hakim Yang Adil

Mazmur 98:9

 

Pengantar
Seorang remaja berusia 15 tahun yang mencuri sandal jepit milik seorang anggota Brimob telah dihukum penjara. Sementara itu seorang koruptor yang mencuri uang rakyat dalam jumlah besar masih bisa bepergian ke luar negeri. Itulah kisah ironis tentang penegakan hukum dan keadilan. Hukum dunia belum tentu bisa bersikap adil pada semua orang. Adil bagi seseorang namun belum tentu adil bagi orang lain. Apakah Anda merasa terjebak dalam kondisi ketidakadilan hukum dunia? Tidak jarang kita tidak tahu harus lari ke mana, kita tidak tahu  harus mengadu kepada siapa atau tidak tahu harus berbuat apa. Kita merindukan kehadiran sang hakim yang berani menegakkan keadilan.  Hal itu pulalah yang dirindukan Pemazmur. Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

Mengapa Pemazmur menggambarkan kehadiran TUHAN sebagai Hakim?

Bagaimanakah gambaran Pemazmur terhadap sosok TUHAN sebagai hakim?

Umat Allah selalu merindukan kedatangan Tuhan.  Dan dalam ayat 9 ini kedatangan Tuhan diberitakan. Namun Dia akan datang sebagai Hakim atas bumi. Pada hari kedatangan-Nya, seluruh makhluk ciptaan Tuhan pasti dihakimi. Sekalipun demikian tak perlu takut karena Tuhan akan datang sebagai hakim yang menegakkan kebenaran dan keadilan. Justru karena itulah kita bisa berlari kepada-Nya dan berteduh dalam naungan keadilan-Nya.

Dia adalah hakim yang adil. Dia akan menolong setiap orang yang dalam kesusahan dan akan memberikan keadilan bagi orang yang tertindas. Dia adalah hakim yang dapat menimbang dengan pasti setiap kesalahan orang. Tidak ada suap untuk memenangkan perkara, tidak ada nepotisme untuk menyatakan kesalahan. Orang yang salah akan dinyatakan salah dan yang benar akan dinyatakan benar. Orang benar akan dibela baik di bumi maupun di sorga dan akan diberikan mahkota kehidupan.

Betapa bahagianya bilaSang Hakim itu datang. Bahkan Dia bukan hanya mengadili manusia namun juga alam semesta. Kabar ini memberikan pengharapan baru bagi umat  dan seluruh makhluk yang merindukan keadilan dan kebenaran. Oleh karena itu umat dan alam bersorak-sorai menyanyikan nyanyian baru bagi-Nya.

Apakah Anda sedang mengalami ketidakadilan dan merindukan kedatangan Tuhan, Sang Hakim sejati? Percayalah tak selamanya ketidakadilan dan ketidakbenaran berkuasa. Pada saatnya nanti kondisinya akan berubah. Asal kita tetap beriman dan berharap kepada Tuhan, maka suatu saat keadilan dan kebenaran akan ditegakkan.

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah apakah Anda pernah diperlakukan tidak adil? Adakah teman-teman Anda yang sedang diperlakukan tidak adil? Apakah yang Anda lakukan saat itu? Apakah Anda yakin kalau Tuhan akan datang untuk menegakkan keadilan dan kebenaran?

Tekadku
Ya Tuhan, mampukanlah aku untuk selalu beriman dan berharap akan kedatangan-Mu yang menegakkan keadilan dan kebenaran. Juga pakailah aku untuk mengabarkan keadilan dan kebenaran tanda kehadiran-Mu.

Tindakanku
Aku akan mendatangi atau menghubungi teman yang sedang diperlakukan tidak adil, untuk memberikan dukungan baginya sehingga dia tidak putus asa bahkan mau berteduh dalam pengharapan akan kedatangan TuhanSang maha adil dan benar.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*