suplemenGKI.com

Mazmur 27:7-14

PENANTIAN

 

Pengantar
Hidup dalam penantian tentu bisa membuat kita bosan atau jenuh, patah semangat atau hilang pengharapan.  Apalagi kalau sesuatu yang dinantikan itu tidak jelas waktunya.  Tentu membutuhkan ketekunan dan kesabaran.

Pemahaman
Ayat 7-12 temukanlah permohonan apa saja yang dinaikkan Pemazmur kepada TUHAN?
Ayat 13 Bagaimana keyakinan Daud terhadap kebaikan TUHAN?
Ayat 14 Bagaimana sikap Daud dalam menantikan kebaikan TUHAN?

Dalam menghadapi krisis dalam hidupnya Daud menyatakan dengan tegas bahwa Tuhan adalah terang, keselamatan, dan benteng hidupnya.  Maka, dengan mantap pula pemazmur menaikkan doa (ay.7), agar Tuhan: mendengar permohonannya, tidak menyembunyikan wajah-Nya tetapi melihat penderitaannya, tidak meninggalkan dirinya, segera menolong dan menuntun jalannya ke arah yang benar dan melepaskan dirinya dari niat jahat orang-orang yang memusuhinya (ay.8-12).  Di dalam permohonannya kepada TUHAN, pemazmur memiliki keyakinan pasti melihat kebaikan TUHAN yang DIA nyatakan dalam hidupnya (ay.12).  Jadi, permohonan Daud kepada Tuhan di dasarkan pada keyakinan bahwa dirinya pasti menerima kebaikan Tuhan seperti yang dia minta kepada-Nya.  Namun apakah denga begitu Daud langsung menerima kebaikan TUHAN?  Apakah kebaikan-Nya itu langsung DIA nyatakan kepada Daud?  Tidak!  Buktinya adalah pada ayat 13 pemazmur menyatakan kepada dirinya sendiri dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk menantikan waktu-Nya TUHAN menyatakan kebaikan-Nya itu.  Daud menyadari bahwa waktunya adalah bukan waktu-Nya TUHAN.  DIA tahu dengan pasti kapan waktu yang tepat.  Maka pemazmur mengajak “kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!”.  Pemazmur mengajak untuk hidup dalam ketekunan, kesetiaan, kesabaran, pengharapan di dalam DIA.

Maka penting dalam hidup kita untuk memiliki hati yang setia menantikan kehendak dan waktu Tuhan!

Refleksi
Renungkan dengan jujur di hadapan Tuhan, seberapa besar ketekunan, kesetiaan dan kesabaran Anda menantikan kehendak dan waktunya Tuhan dalam menyatakan kebaikan-Nya dalam hidup kita.

Tekadku
Tuhan Yesus, berilah aku kesabaran, ketekunan: tidak mudah mengeluh dan bersungut-sungut ketika menghadapi keadaan atau peristiwa yang tidak sesuai dengan keinginanku.  Amin! 

Tindakanku
Aku akan sabar dan tekun mengerjakan tugas hari ini: dengan tidak mengeluh atau marah tetapi dengan sukacita sambil terus menyakini kebaikan Tuhan yang menuntunku!

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*