suplemenGKI.com

Yeremia 17:5-18                              

JANGAN ANDALKAN KEKUATAN MANUSIA !

 

Pengantar
Diusia yang masih sangat muda Yeremia telah dipanggil menjadi nabi atas Yehuda. Yeremia hidup dan menyampaikan suara kenabiannya dimasa pemerintahan beberapa raja. Mulai dari Yosia, Yoahas dan Yoyakim. Yeremia berada dalam situasi pemerintahan yang berbeda-beda. Dimasa pemerintahan Yosia, Yehuda berada dalam situasi sosial politik yang sangat baik. Namun bertolak belakang dalam hal kehidupan keagamaan. Meski Yosia dianggap cukup berhasil melakukan reformasi dibidang keagamaan, namun reformasi tersebut tampaknya tidak terjadi secara menyeluruh. Praktek-praktek keagamaan yang menyimpang masih dilakukan para imam dan umat Allah pada masa itu. Sepeninggal Yosia, Yehuda berada dalam situasi yang lebih parah lagi. Para pendahulu Yosia tidak mampu meneruskan semangat reformasi yang telah dimulai oleh Yosia.

Pemahaman
Ayat 5-8       Apa yang akan diperoleh orang- orang yang takut dan mengandalkan Allah ? Apakah akibatnya bila mengandalkan diri sendiri ?
Ayat 9-18     Akankah Allah diam terhadap segala kejahatan yang dilakukan umat Allah ? Apakah akibat dari ketidaktaatan dan ketidaksetiaan umat Allah ?

Dalam situasi keagamaan yang telah rusak, Yeremia menyampaikan suara kenabiannya yang sangat keras dan tidak kenal kompromi. Yeremia melihat perilaku bangsanya yang tidak lagi memperlihatkan rasa takut kepada Allah. Ayat 5-6 memperlihatkan bagaimana Yeremia mengutuk tindakan orang-orang Yehuda. Khususnya mereka yang menganggap diri hebat dan berkuasa serta tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Bertolak belakang dengan hal itu, Yeremia memuji setiap orang yang hidup takut akan Allah dan hanya bersandar dan mengandalkan Allah. Bagi mereka yang takut akan Allah berkat Allah akan terus mengalir.

Bagi Yeremia Allah bukanlah Allah yang mati. Allah Israel adalah Allah yang hidup. Allah yang melihat semua tindakan umatNya. Allah yang memperhatikan semua kejahatan umatNya. Allah yang menyelidiki hati dan melihat siapakah yang tulus, taat dan setia kepada Allah. Allah yang juga akan menimpakan hukuman atas sikap dan perbuatan yang menyimpang dari umatNya.

Suara kenabian Yeremia merupakan respon dari tindakan negatif umat Allah ketika praktek-praktek hidup beragama yang menyimpang dilakukan oleh para imam, ketidakadilan juga terjadi di berbagai tempat, yang kaya menekan yang miskin. Tidak ada rasa takut diperlihatkan oleh umat Allah kepada Allah. Para imam, para penguasa, tuan tanah dan orang kaya memperlihatkan dominasinya dan memperlihatkan seolah-olah Allah tidak berkuasa atas apapun bahkan hidup mereka.

Suara kenabian Yeremia merupakan sebuah perenungan dan peringatan bagi umat Allah di masa lalu dan di masa kini. Seringkali tanpa sadar umat lupa diri karena jabatan dan materi. Umat seringkali lupa bahwa Allah menghendaki umat memperlihatkan sikap hidup yang takut akan Allah. Menunjukkan bahwa Allah adalah sumber hidup dan menjadi tempat sandaran mereka. Allah tidak menghendaki umat berlaku semena-mena terhadap sesamanya. Allah tidak menghendaki umat bersikap tidak setia dengan menduakan Allah.

Refleksi
Perlu bagi umat saat ini untuk terus menerus mengevaluasi diri. Sudahkah kehidupan umat di masa sekarang memperlihatkan sikap hidup yang takut akan Allah? Kadangkala tanpa sadar umat masih mengandalkan dirinya. Menganggap dirinya hebat dan memiliki segalanya.

Tekad
Ya Allah tolonglah saya dan keluarga untuk selalu mengevaluasi diri kami. Berikan kami kekuatan dan hikmat untuk terbuka menerima teguran dari anggota keluarga kami dan juga orang lain. Mampukan kami untuk terus bersandar kepada-MU. Jangan biarkan kami lengah sedikitpun hingga jatuh dalam dosa.

Tindakan
Mengajak keluarga selalu beryukur kepada Allah. Membangun kebiasaan untuk berdoa bersama ketika berhadapan dengan persoalan dan juga saat merencanakan sesuatu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*