suplemenGKI.com

Rabu, 2 Agustus 2017

01/08/2017

BERSYUKUR SELALU

Mazmur 145:8-12

 

Pengantar
Lima mazmur sebelumnya berisikan tentang doa. Mazmur 145 ini dan kelima mazmur sesudahnya juga sama yaitu berisikan tentang pujian. Mazmur ini dituliskan oleh Daud, dan ini adalah ungkapan perasaan Daud atas perbuatan Tuhan yang ia rasakan. Daud mengungkapkan janjinya bahwa ia hendak mengagungkan dan memuji Tuhan selama-lamanya (Ay. 1-2). Ia memusatkan perhatian pada hal-hal yang layak dijadikan pokok pujian yaitu: kebesaran Allah (Ay. 3), kebaikan-Nya (Ay. 8-9), bukti-bukti kebesaran dan kebaikan-Nya dalam penyelenggaraan kerajaan-Nya (Ay. 13), kerajaan pemeliharaan-Nya (Ay. 14-16), kerajaan anugerah-Nya (Ay. 17-20), dan kemudian ia menutup dengan tekad untuk terus memuji-muji Allah (Ay. 21)

Pemahaman

  • Ayat 8-9                 : Apa saja bukti-bukti kebaikan Tuhan yang pernah Daud alami dalam kehidupannya?
  • Ayat 10-12            : Apa yang akan dilakukan oleh umat yang merasakan kebaikan Tuhan di dalam hidup mereka? Bagaimana cara melakukannya?

Kebaikan Allah adalah kebaikan yang besar, dan perbendaharaan kebaikan-Nya ini tidak akan pernah habis, bahkan tidak akan pernah berkurang, sebab Ia akan tetap kaya dalam memberikan kasih setia-Nya. Semua itu karena ada sumber sifat Allah yaitu kasih. Bukti yang pertama adalah Tuhan itu pengasih kepada orang-orang yang melayani-Nya, Dia itu penyayang kepada orang-orang yang membutuhkan-Nya, Dia panjang sabar kepada orang-orang yang telah melanggar perintah-Nya dan besar kasih setia-Nya kepada semua orang yang mencari-Nya dan memohon kepada-Nya (Ay. 8). Bukti yang kedua adalah Tuhan itu baik kepada semua orang (Ay. 9), termasuk orang berdosa yang melanggar perintah-Nya sekalipun. Oleh sebab itu Dia datang ke dunia untuk mencari orang yang berdosa itu, karena Tuhan begitu menyayangi umat-Nya.

Umat yang telah merasakan kebaikan dan kasih setia Tuhan seharusnya melakukan apa yang dikatakan oleh Daud yaitu “Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau” (Ay. 10). Syukur adalah rasa terimakasih kepada Tuhan atas kebaikan-Nya. Rasa syukur itu bisa dilakukan dengan cara: mengumumkan kemuliaan kerajaan Tuhan, membicarakan keperkasaan-Nya kepada anak-anak manusia (Ay. 11-12). Dengan kata lain mengucap syukur dengan terus memberitakan atau bersaksi tentang kebaikan Tuhan kepada orang lain, supaya mereka juga bisa memuji dan memuliakan Tuhan melalui apa yang Tuhan sudah lakukan dalam diri kita.  

Refleksi
Renungkanlah: Sudahkah kita mensyukuri segala sesuatu yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita (termasuk segala masalah dan pergumulan yg terjadi)? Ataukah kita hanya bersyukur di saat kita senang dan saat kita menerima berkat dari Tuhan saja?

Tekadku
Ya Tuhan, tolong saya untuk bisa mengucap syukur selalu dengan segala apa yang saya terima, alami, dan rasakan dalam hidup saya.

Tindakanku
Saya tidak akan mengeluh jika mengalami banyak persoalan, tetapi saya akan tetap mengucap syukur kepada Tuhan atas apa yang Tuhan berikan kepada saya. Saya juga akan menceritakan pengalaman hidup saya bersama dengan Tuhan kepada teman dan saudara saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«