suplemenGKI.com

Rabu, 19 Mei 2021

18/05/2021

Mazmur 104:19-30

 

“KEHARMONISAN YANG MENGAGUMKAN”

Pengantar:
Kata “Harmonis” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: Selaras, serasi, padu atau seia sekata sehingga indah dipandang, enak dirasa dan manis didengar. Saudara pasti sering mendengar alunan musik yang terdiri dari berbagai jenis alat musik mulai dari alat musik yang sederhana sampai yang rumit. Berbagai jenis alat musik ketika dimainkan secara bersamaan bisa menghasilkan bunyi musik yang begitu mengagumkan itulah contoh harmonis. Dari bacaan hari ini kita akan menyaksikan karya yang sangat mengagumkan dari Sang Maestro harmonis sejati.

Pemahaman:

  1. Apa yang bisa kita pahami dari pernyataan-pernyataan pemazmur di ayat 19-26?
  2. Apa yang hendak ditegaskan pemazmur melalui pernyataan-pernyataan di ayat 27-30?

Pada ayat 19-26 adalah pernyataan-pernyataan pemazmur yang menunjukan bahwa Allah yang berkuasa dan berdaulat telah mengatur dan menentukan waktu. Hadirnya bulan menjadi penentu malam hari, hadirnya matahari menjadi penentu siang hari. Pada waktu malam segala makhluk tertentu akan beristirahat dan ketika gelap atau malam datang mereka akan bergerak untuk beraktivitas dan mencari makan (v. 20-22). Sedangkan manusia mulai dari terbitnya matahari hingga terbenam mereka akan beraktivitas dan bekerja, ketika malam tiba mereka akan berhenti dari aktivitas dan pekerjaannya untuk beristirahat (v. 23). Tuhan juga menempatkan hewan ciptaan-Nya sesuai dengan jenisnya, yang namanya ikan dan sebangsanya ditempatkan di laut, dan karena laut itu luas maka dimungkinkan untuk menjadi wadah kapal-kapal berlayar sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masing-masing. Semuanya menunjukan betapa harmonisnya pengaturan seluruh karya ciptaan Tuhan itu. Keharmonisan segala ciptaan Tuhan itu sangat bergantung pada kuasa dan kedaulatan Tuhan. Ayat 27-28 menegaskan bahwa semua keharmonisan itu bisa terjadi apabila semua taat dan tunduk pada otoritas Tuhan. Termasuk hidup dan matinya manusia berdasarkan ayat 29-30 adalah ada dalam kuasa Tuhan. Melalui penghayatan pemazmur itu, kita memahami bahwa betapa mengagumkan Tuhan kita itu, Dia bukan saja menciptakan tetapi juga mengatur segala ciptaan-Nya menjadi sangat harmonis.

Refleksi:
Saudara, pernahkah kita bertanya dalam diri, mengapa seringkali roda perjalanan hidup kita terasa tidak harmonis! Sedangkan Allah telah mengatur segala sesuatunya dengan begitu harmonis? Jawabannya adalah barangkali karena kita kurang taat pada aturan dan perintah Allah.

Tekadku:
Tuhan Yesus, tolong mampukan kami untuk lebih taat pada pengaturan Engkau, agar hidup kami boleh berjalan dengan harmonis sesuai dengan apa yang telah Engkau rencanakan.

Tindakanku:
Mari saudara-saudara kita berkomitmen untuk belajar taat dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, agar kita boleh menikmati kehidupan harmonis yang menyenangkan dan mengagumkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»