suplemenGKI.com

Rabu, 18 Maret 2020

17/03/2020

MENGENAL & PERCAYA KEPADA YESUS

Yohanes 7 : 14-31

 

Pengantar
Ada seorang Kristen yang tiba-tiba meragukan Kristus. Dia bertanya, “apakah ajaran Kristus itu benar? Benarkah Dia Juruselamat dunia yang bisa dipercaya” Hal ini terjadi setelah ia belajar tentang  ajaran-ajaran lain yang ada di dunia. Apakah Saudara pernah ragu akan Kristus?Bacaan hari ini mengingatkan kita untuk benar-benar mengenal Kristus agar tidak mudah diterpa keragu-raguan dan dengan tulus hidup beriman kepada-Nya. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 14-18    :  Apakah pengajaran Yesus dapat dipercayai? Mengapa?
  • Ayat 19 – 24  : Apakah tujuan dari Hukum Taurat?
  • Ayat 25 – 31  : Dari mana Yesus berasal?

Ketika Hari Raya Pondok Daun dan orang tengah berpesta, Yesus datang ke Bait Allah dan mengajar di situ. Banyak orang heran ketika melihat Yesus yang begitu piawai dalam mengajar dan mempunyai banyak pengetahuan. Mereka mempertanyakan apakah pengajaran Yesus itu dapat dipercaya? Sesungguhnya ada dua kelompok pendengar ajaran Yesus.

Yang pertama, kelompok yang tidak percaya kepada-Nya. Kelompok yang tidak percaya terdiri dari: orang banyak (ayat 12,20), pemimpin-pemimpin agama (ayat15-24) dan sebagian masyarakat Yerusalem (ayat 25,27). Orang banyak tidak sampai percaya kepada Yesus. Sebagian mereka hanya berpendapat bahwa Yesus adalah orang baik (ayat 12). Sementara pemimpin-pemimpin memberikan penolakan yang lebih keras. Sebagian warga Yerusalem menolak-Nya. Bahkan mereka siap untuk berbeda pendapat dengan pemimpin-pemimpin agama seandainya mereka menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias (ayat 26) Dalam pandangan mereka Yesus tidak mungkin seorang Mesias karena mereka tahu dari mana asal-Nya (ayat 27). Dalam kesaksian Yesus kepada orang-orang di di Bait Allah (ayat 14) ada satu hal yang sangat penting sekali. Yesus mengatakan bahwa mereka membunuh-Nya (ayat 19).  Kata yang dipakai bukan dalam bentuk kata kerja masa depan, melainkan bentuk kata kerja sekarang. Apa maksudnya? Dalam kalimat sebelumnya Yesus mengatakan bahwa mereka tidak menjalankan hukum Musa (ayat 19). Pembacaan Yohanes (5:39, 46-47) telah mengajarkan bahwa Kitab Suci dan tulisan-tulisan Musa bersaksi tentang Yesus. Kitab Suci menyatakan potret Yesus. Jika mereka tidak melakukan hukum Musa, ini sebenarnya sama dengan membunuh Yesus. Penolakan terhadap Yesus yang tergambar dalam Kitab Suci dan tulisan Musa sama dengan membunuh-Nya. Dengan perkataan lain, ketidakpercayaan kepada Yesus berarti membunuh Yesus.

Yang kedua, kelompok yang percaya kepada-Nya yang terdiri dari orang banyak (ayat 31) Orang banyak ini percaya karena melihat banyak tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias dan Anak Allah yang diutus Bapa ke dalam dunia (ayat 28-29)

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah apakah Saudara pernah meragukan Tuhan Yesus dan ajaran-Nya  ataukah sebaliknya, makin hari makin  percaya kepada-Nya dan makin mengenal baik Dia?

Tekadku
Tuhan, mampukan aku semakin mengenal-Mu dan makin berani mempercayakan diri kepada-Mu.

Tindakanku
Aku akan terus belajar mengenal Kristus dan Firman-Nya; bukan hanya dengan pikiran tapi dengan hati yang selalu terbuka untuk diubah-Nya hingga makin percaya dan mencintai-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«