suplemenGKI.com

RABU, 18 JUNI 2014

17/06/2014

MAZMUR 86: 1-10

“DOA: BUKAN SEKADAR PENGHUBUNG, TETAPI HUBUNGAN”

 

PENGANTAR
Melalui mazmur ini kita akan melihat kehidupan doa pemazmur yang erat kaitannya dengan bagaimana ia mengenal Tuhan dengan baik, mengenal dirinya dengan baik pula, serta mengetahui apa yang menjadi kebutuhannya. Sehingga melalui doanya kita dapat merasakan adanya kedekatan hubungannya dengan Allah.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 3a, 5, 8-10: Allah seperti apa yang dikenal oleh pemazmur di ayat-ayat ini?
  2. Ayat 1b-2: Bagaimana pemazmur melihat dirinya sendiri?
  3. Ayat 2, 4: Apa yang menjadi permohonan pemazmur?
  4. Ayat 1, 3b, 6-7: Dengan dasar pengenalannya kepada Allah, diri sendiri dan kebutuhannya, tindakan apa yang kemudian dilakukan oleh pemazmur?

Pemazmur mengenal Allahnya sebagai Allah yang penuh belas kasihan, suka mengampuni, berlimpah kasih setia, Allah yang besar dan melakukan keajaiban-keajaiban. Pemazmur meyakini bahwa Allahnya tidak dapat disejajarkan dengan siapa pun yang diakui sebagai allah oleh yang lainnya. Allahnya adalah satu-satunya Allah yang harus disembah dan dimuliakan oleh segala bangsa.

Pengenalan kepada Allah yang demikian membuat pemazmur sanggup melihat bahwa dirinya adalah seorang yang ‘sengsara dan miskin’; serta hanya seorang ‘hamba’. Ini semua menunjukkan pemazmur tahu dirinya bukan siapa-siapa yang layak diperhitungkan oleh Allah, namun karena Allah mengasihinya, ia menjadi berani dan dilayakkan untuk menaikkan permohonan kepada Allah.

Melihat kepada Allah dan melihat kepada dirinya sendiri membuat pemazmur sadar bahwa ia tidak akan sanggup menjaga hidupnya sendiri, menyelamatkan dirinya sendiri dan mendatangkan sukacita bagi dirinya sendiri. Ia sadar ia bergantung kepada Allah untuk semuanya itu. Karena itulah pemazmur mengambil langkah untuk berseru kepada Allah, memohon belas kasihan Allah (ay.1) sepanjang hari (ay.3). Bukan sesekali, tapi sepanjang hari, setiap detik dalam hidupnya pemazmur membutuhkan Allah. Isi percakapan Anda dengan Tuhan dalam doa mencerminkan hubungan seperti apa yang Anda miliki dengan Tuhan. Doa yang dinaikkan pemazmur menunjukkan adanya hubungan yang hidup dengan Tuhan yang hidup.

REFLEKSI
Hari ini kita akan memeriksa doa-doa kita: Apakah doa Anda terasa kering dan hambar, hanya penyampaian daftar permohonan?  Masihkah Anda merasakan keintiman dengan Allah Bapa kita saat Anda berdoa? Masihkah Anda merasakan kerinduan yang mendalam untuk berdialog denganNya?

TEKADKU
Bapa di Surga, terima kasih untuk kesabaranMu menantikan kami datang berbicara denganMu, dari hati ke hati sebagaimana seorang anak berbincang dengan Bapanya. Ampuni jika kami kerap melupakan hubungan dan hak istimewa yang Engkau berikan ini, dan membuat doa hanya sekadar sarana untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani kami. Amin

TINDAKANKU
Ambillah waktu sedikitnya 10-15 menit dan gunakan itu hanya untuk berdoa. Nikmati dan amati apa saja yang Anda bicarakan denganNya dan bagaimana perasaan Anda ketika menghabiskan waktu tersebut.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«