suplemenGKI.com

Melayani Tanpa TakutMELAYANI TANPA TAKUT KESUSAHAN
MARKUS 1: 13-15

 

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

  1. Menurut informasi yang diberikan dalam bacaan kita hari ini, kapankah waktunya Yesus mulai tampil di Galilea? (lihatlah dua peristiwa besar yang mendahuluinya :ayat 13-14)
  2. Melihat pada kronologis waktu yang diberikan oleh Markus, apa yang bisa Anda teladani dari Yesus pada saat memulai pelayanannya?
  3. Apa yang seringkali menghalangi orang untuk mau melayani Tuhan?
  4. Apakah pesan utama yang ingin Yesus sampaikan melalui semua pelayanan yang dilakukanNya?

RENUNGAN

Meskipun tampaknya Markus hanya memberikan catatan pendek tentang bagaimana Yesus mengawali pelayananNya, namun bukan berarti ini hanya catatan sambil lalu yang tidak megandung pesan apa-apa. Perhatikanlah kronologis waktu yang ditunjukkan oleh Markus, Yesus tampil di Galilea mengawali pelayananNya tidak lama setelah Ia dicobai di padang gurun pada saat Yesus berpuasa 40 hari 40 malam. Ini tentu bukan waktu yang mudah untuk dilewati oleh Yesus, tetapi Ia mampu dan mau melewatinya demi menggenapi kehendak Allah BapaNya. Setelah keluar dari padang gurun (masa pencobaan), Yesus tidak santai-santai, mengulur waktu melepaska dulu semua penat dan lelahNya. Tetapi Ia memutuskan untuk segera melakukan tugas BapaNya yaitu melayani, memberitakan pertobatan dan Kerajaan Allah yang sudah dekat.

Bukan hanya itu, menjelang pelayananNya dimulai, Yesus juga harus menerima kenyataan yang pahit bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap. Ditangkapnya Yohanes Pembaptis adalah karena pelayanan yang dilakukan Yohanes untuk menyerukan pertobatan dan Kerajaan Allah yang datang dalam diri Yesus. Peristiwa penangkapan ini tidak mengecilkan niat dan keberanian Yesus untuk tetap segera memulai pelayananNya.  Meski Ia tahu bahwa aka nada risiko yang sama, bahkan lebih berat yang sudah membayangi karya pelayananNya di dunia ini. Kemenangan yang Yesus alami dalam pencobaan di padang gurun sungguh makin memantapkan langkah pelayanan Yesus untuk siap menderita demi menebus umat yang dikasihiNya.

Dari dua peristiwa besar yang terjadi di masa awal pelayanan Yesus, kita diingatkan bahwa melayani Tuhan memang tidak selalu mudah dan enak, sebaliknya akan ada “salib” yang harus kita pikul, sama seperti Yesus.  Tetapi ketika kita tetap berani dan mau melayani Tuhan, pada saat yang sama kita sedang masuk dalam proses bentukan untuk menjadi seperti Kristus.  Bukankah memang itu yang Kristus kehendaki terjadi dalam hidup kita? Karena itu, janganlah takut untuk melayani. Bulatkan tekad untuk melayani dengan sepenuh hati, singkirkan segala rasa takut, enggan dan ego kita.  Ketika ada kesusahan namu kita tetap setia melayani, itulah arti mengikut Tuhan yang sebenarnya. 

Bersedia melayani Tuhan berarti bersedia masuk dalam proses pembentukan dari Tuhan untuk menjadi serupa denganNya.  Segala hal yang terjadi dalam pelayanan Anda adalah bagian dari proses pembentukan tersebut, karena itu jangan meninggalkan proses tersebut dengan meninggalkan pelayanan Anda.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«