suplemenGKI.com

Mazmur 25:1-10

HIDUP DALAM PERMOHONAN AMPUN DAN PERLINDUNGAN

 

Pengantar
Tak tertahankan jiwaku akan panas dan dahsyatnya  panah api, dari mereka yang merindukan kebinasaanku. Jangan sampai aku terlalu jauh terhempas dari jangkauanMu. Jangan sampai nodaku melumuri batasan pengasihanMu. Enyahkan segala dera, duri, dan dosa dalam penyimpanganku. Biarlah selamat menjadi bagianku. Puisi ini merupakan rintihan satu insan yang menyadari akan kesalahannya. Kemudian dari manakah akan datang perlindungan dan pengampunan? Mazmur 25:1-10 menawarkan jalan mendapat pengampuan dan perlindungan tersebut.

 

Pemahaman

  1. Termasuk Mazmur apakah Mazmur 25, dan seperti apakah kondisi pemazmur ketika mengungkapkan pengharapan ini?
  2. Belajar dari pemazmur, apa yang harus orang lakukan setelah menyadari dan menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan? (ayat 1-7)
  3. Pengalaman iman seperti apakah yang bisa dibagikan kepada sesama ketika ada dalam pergumulan hidup? (ayat 8-10)

Mazmur 25 ini berisi sebuah penyerahan diri seseorang dalam doa yang menyesali akan dosa-dosanya. Ada ratapan berisikan keluhan bercampur permohonan ampun agar dibebaskan dari jerat musuh. Pemazmur merasa dirinya penuh dengan dosa. Mazmur ini digolongkan sebagai mazmur kepercayaan. Setelah pemazmur menyadari akan dosa-dosa yang dibuatnya, ia menaikkan doa dan memfokuskan perhatiannya hanya kepada Tuhan. Pemazmur yakin bahwa Tuhan akan mengampuni dan melindunginya. Keyakinan pemazmur membuktikan keteguhan imannya kepada Tuhan. Ditengah beban pergumulan hidupnya yang begitu pelik, pemazmur tetap beriman dalam pengharapan bahwa Tuhan setia menggenapi janjiNya. Pemazmur tetap semangat dan optimis akan rahmat Tuhan. Belajar dari sikap pemazmur, sebagai orang Kristen, dalam menghadapi pergumulan hidup yang berat harus tetap memiliki dasar iman yang kuat. Kita harus merespon penyertaan Tuhan dengan keyakinan bahwa segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjianNya dan peringatan-peringatanNya (ay.10).

 

Refleksi
Yakinkah Anda bahwa Tuhan mengasihi dan mengampuni Anda? Dengan keyakinan tersebut, mana yang lebih sering orang lakukan, termasuk diri Anda: mengakui dosa dan memohon ampunan serta perlindunganNya, ataukah keyakinan ini justru membuat Anda mengecilkan dosa tanpa pemberesan dengan Tuhan?

 

Tekad
Tuhan Yesus pembelaku, aku bersyukur memilikiMu. Tolong aku untuk dapat hidup sesuai kehendakMu, tidak lain dan tidak bukan adalah karena kasih karuniaMu yang sudah menebus hidupku. Amin

 

Tindakan
Aku mau menjadi contoh bagi semua orang disekelilingku. Aku mau mereka menyaksikan kemurahan Tuhan lewat hidupku yang selalu berpengharapan kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*