suplemenGKI.com

Rabu, 17 Mei 2017

16/05/2017

Mazmur 66 : 8 – 20

Pertolongan-Nya membuahkan Ucapan Syukur

 

PENGANTAR.
Pernahkah saudara mengalami persoalan hidup yang menyesakkan dan saudara tidak bisa melakukan apa-apa lagi ? karena saudara tidak bisa berbuat apa-apa terhadap persoalan yang menyesakkan tersebut, lalu ketika Tuhan melepaskan atau membebaskan saudara dari persoalan yang menyesakkan tersebut, kira-kira bagaimana respon saudara kepada Tuhan ?

PEMAHAMAN.

  1. Apa tujuan Tuhan menyelamatkan umat-Nya ? ( ayat 8 – 12 )
  2. Bagaimana respon umat baik sebagai kelompok maupun personal ? ( ayat 13 – 15 )
  3. Bagaimana umat mengucap syukur ? ( ayat 16 – 20 )

Dalam ayat 5 – 12 umat Allah memasyurkan karya Tuhan Allah yang membebaskannya dari perbudakan di Mesir dan mengantarkannya ke tanah perjanjian. Dalam perjalanan menuju tanah perjanjian Allah menguji dan memurnikannya melalui setiap persoalan yang mereka alami di padang gurun. Sesungguhnya pembentukan umat Israel terus terjadi di sepanjang sejarah hidup mereka. Dalam bacaan inipun mengisahkan tentang umat Israel yang dibuang ke Babel agar mereka diuji dan dimurnikan dalam “dapur kesengsaraan”, seperti emas yang dilebur agar dipisahkan dari segala logam campuran sehingga di peroleh emas yang murni. Walaupun umat Israel di bentuk sedemikian rupa dalam “dapur kesengsaraan”, namun Allah tidak tinggal diam, Ia tetap menyertai umat-Nya. Namun pada akhirnya Allah sendiri mengeluarkan umat-Nya sehingga mereka bebas. Bukan saja seluruh umat saja yang dibebaskan Allah, melainkan masing-masing pribadi yang dalam kesulitan juga di bebaskan.

Sudah sepatutnya tindakan pembebasan Allah tersebut mendapat respon dari umat setelah mereka selamat. Banyak di antara mereka yang masuk ke dalam rumah Allah dan mempersembahkan korban syukur ( ayat 13 -15). Namun inti dari ucapan syukur itu bukan sekedar korban melainkan cerita tentang perbuatan Tuhan Yang “dahsyat” ( ayat 16-20). Cerita tentang Allah yang membebaskan itu di tujukan kepada orang-orang yang takut akan Tuhan.

Bukankah Allah juga telah membebaskan kita ? Ya ! Allah telah membebaskan kita dari dosa dan penderitaan abadi. Lalu bagaimana respon kita ? sudahkah kita bersyukur kepada Allah atas karya pembebasan-Nya ? sudahkah kita menceritakan karya pembebasan Allah yang dahsyat tersebut kepada orang-orang yang takut akan Tuhan ? atau kepada saudara-saudara kita ? Marilah kita mensyukuri karya pembebasan Allah dan menceritakannya kepada saudara-saudara kita.

REFLEKSI
Renungkanlah : Karya pembebasan Allah yang terbesar adalah Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita dari hukuman kekal akibat dosa. Apakah balasan kita ?

TEKADKU
Ya Tuhan Yesus Kristus, terima kasih Engkau sudah membebaskan saya dari “dapur kesengsaraan” abadi dan memberi keselamatan.

TINDAKANKU
Saya akan menceritakan tentang perbuatan Allah yang dahsyat kepada orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»