suplemenGKI.com

Rabu, 17 Juni 2020

16/06/2020

YESUS YANG PEDULI

Lukas 6:17-19

 

Pengantar
Lukas 6:17-19 merupakan peristiwa sesudah Yesus memanggil kedua belas rasul di atas bukit (ayat 12-16, Markus 3:13). Kedua belas rasul itu adalah Simon Petrus, Andreas, Yakobus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Simon orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot. Mereka dipilih untuk melayani, memberitakan Injil atau kabar baik bagi orang lain. Setelah memilih kedua belas rasul itu, Yesus mengajak mereka untuk turun dari bukit. Kemudian mereka diajak oleh Yesus untuk bersiap melayani banyak orang di suatu tempat yang datar.

Pemahaman

  • Ayat 17          : Siapa sajakah yang sedang berkumpul untuk menanti-nantikan Yesus?
  • Ayat 18-19    : Apa tujuan dari orang banyak itu berkumpul menantikan Yesus ?

Ketika Yesus dan kedua belas rasul turun dari bukit dan berhenti pada suatu tempat yang datar, berkumpullah sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang yang datang dari seluruh Yudea dan Yerusalem, dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon (ayat 17). Mereka menantikan Yesus tanpa mengenal lelah.  Walaupun jarak yang ditempuh dari Yerusalem ke Galilea, tempat di mana Yesus berada berpuluh-puluh kilometer jauhnya dari tempat mereka, dan walaupun di Yerusalem juga tersedia banyak guru yang terkenal dan terhormat, orang-orang itu tetap datang juga untuk mendengarkan-Nya. Selain itu, orang-orang yang datang dari pantai Tirus dan Sidon, serta meskipun kebanyakan dari mereka adalah pengusaha, tetaplah mereka menyukai Yesus dan segala pengajaran-Nya.

Orang banyak itu berkumpul dengan satu tujuan, yakni mendengarkan segala pengajaran yang disampaikan oleh Yesus, mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang diderita maupun tubuh yang telah dirasuk oleh roh-roh jahat (ayat 18). Orang banyak itu, baik yang sehat, sakit, lemah dan tak berdaya, berusaha menjamah Yesus karena kuasa-Nya mampu memulihkan kehidupan mereka. Kehadiran Yesus membawa sukacita bagi orang yang hadir. Di sisi lain, kehadiran Yesus dan apa yang diperbuat-Nya, hendak menunjukkan bahwa Ia tidak pernah menolak siapapun yang mau datang kepada-Nya. Baik mereka yang sehat, sakit,lemah, miskin, tak berdaya, diterima oleh-Nya. Hal ini menunjukkan betapa peduli dan kasih-Nya kepada umat manusia, sehingga Ia mau mengulurkan tangan-Nya untuk menolong dan memulihkan.

Refleksi
Yesus juga peduli atas kehidupan kita. Ia hadir dan menerima diri kita apa adanya. Renungkanlah: Apa yang sudah kita berikan kepada Tuhan, sebagai ungkapan syukur atas kepedulian-Nya dalam hidup ini? Sudahkah kita belajar membuka diri, peka, dan peduli terhadap orang-orang sekitar yang membutuhkan uluran tangan kasih kita?

Tekadku
Ya Tuhan, tolonglah agar aku dapat belajar memiliki hati yang terbuka dan peduli pada orang-orang di sekitarku.

Tindakanku
Aku belajar untuk peduli dengan salah satu teman dengan cara:…. (Sebutkan. Misal: mendoakannya, mengirimkan ayat-ayat Alkitab yang menguatkan melalui WA, dan sebagainya).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«