suplemenGKI.com

Rabu, 17 April 2013

16/04/2013

 

Mazmur 23:5-6

 

 

 

SANG GEMBALA MEMBUAT HIDUPKU MELIMPAH

 

 

 

Pengantar
Seorang ibu tua yang sangat mengasihi Tuhan tinggal seorang diri di rumahnya yang bersebelahan dengan rumah seorang ateis, yang tak percaya Tuhan. Setiap kali bertemu dengan tetangganya, ibu ini berbagi kisah betapa Tuhan memelihara dia. Ketika kiriman uang dari anaknya terlambat, Tuhan mengirim seorang kenalan mengantar makanan untuk ibu ini. Suatu hari si tetangga mengetahui, bahwa ibu tua sedang tak punya uang dan sedang berdoa memohon keajaiban Tuhan. Iapun berniat menjahili ibu tua tetangganya. Dengan mengendap-endap di malam hari si ateis meletakkan bahan makanan di depan pintu rumah ibu tua. Pagi hari ia berdiri menunggu di dekat pagar rumahnya untuk mengetahui apa reaksi si ibu tua ketika melihat bahan makanan itu. Seperti biasa begitu melihat ada kiriman bahan makanan, si ibu tua menaikkan pujian: “Haleluya .. Tuhan Maha Baik, Ia menyediakan pada waktunya”. Mendengar ucapan itu, si ateis pun muncul dan mengolok si ibu: “Itu aku yang menyediakan, bukan Tuhanmu”. Di luar dugaan si ibu kembali berseru: “Puji Tuhan, Engkau bahkan memakai seorang yang belum mengenalmu untuk menolong aku”. 

 

Pemahaman
Ayat 5   :  Menurut Sdr apakah Tuhan mampu menyediakan segala sesuatu
                   yang kita perlukan, bahkan sampai melimpah, sekalipun kita sedang
                   berada dalam kesulitan dan tekanan seseorang yang  tidak menyukai
                   kita?

 

Ayat 6   :  Apa respons Sdr ketika menerima “hidangan” yang Tuhan sediakan di
                   depan “musuh-musuh”  saudara, bahkan ketika ia membuat “piala”
                   saudara melimpah?

 

Pemazmur tak hanya melihat Tuhan sebagai Sang Gembala yang menyediakan padang rumput hijau dan air segar, tetapi ia juga mengalami perkenanan Tuhan yang menyediakan pesta kehormatan yang melimpah bagi pemazmur di depan orang-orang yang memusuhinya. Responsnya patut kita teladani. Pemazmur mau tinggal di rumah Tuhan selamanya.

 

Refleksi
Apakah Sdr pernah mengalami pertolongan Tuhan di tengah berbagai kesulitan dan tekanan dari orang-orang yang membenci kita? Ia mau dan mampu menolong kita, bahkan mengangkat kita dalam kehormatan demi kemuliaanNya.

 

Tekad
Tuhan, aku bertekad untuk lebih bersungguh-sungguh percaya kepadaMu. Engkaulah penolongku yang mampu melepaskanku dari jerat orang-orang yang hendak mencelakakanku. Kiranya Engkau membuat pialaku melimpah sehingga orang melihat kebesaran kasih setiaMu dan kemudian mengagungkan NamaMu.

 

Tindakan
Mulai hari ini aku bertekad untuk tinggal di dalam Dia dan tidak gentar menghadap kesulitan apapun, sebab Tuhan senantiasa menyediakan pertolongan bagiku. Kiranya melalui kesaksian hidupku, semakin banyak orang mengenal Tuhan Yesus Kristus yang penuh dengan kebajikan dan kemurahan.

 

=====================================================================================

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«