suplemenGKI.com

Mazmur 36:6-12

 

Takut Akan Tuhan Berbuahkan Kenikmatan

 

Pengantar:
            Jika suatu saat saudara berada di padang yg gersang, tandus dan panas apa yang paling saudara butuhkan? Pasti air sejuk, segar dan nikmat bukan! Hanya orang bodoh yang menolak air sejuk, segar dan nikmat ketika dia sedang sangat membutuhkannya. Ada orang berpendapat, bahwa memasuki tahun 2013 adalah ibarat memasuki padang tandus yang gersang, panas dan kering. Artinya memasuki tahun 2013 adalah memasuki pergulatan hidup yang tidak mudah. Ada begitu banyak tantangan dan rintangan yang terbentang di hadapan ini. Apa yang kita butuhkan dalam mengarungi kembara hidup yang sedemikian itu? 

Pemahaman:
            Mazmur 36:6-11, adalah suatu ajakan untuk menyadari betapa beruntungnya setiap orang yang takut kepada Tuhan dalam hidupnya. Takut kepada Tuhan diungkapkan secara gamblang oleh pemazmur dengan berbagai istilah: mengakui kasih dan keadilan-Nya,  mengakui sifat-sifat Allah yang senantiasa memihak kepada orang yang takut akan Dia, menyambut kasih, pemeliharaan dan keadilan Allah sebagai sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya dan menyadari bahwa hanya Allah saja sumber segala sesuatu bagi manusia. Kata hayat dan terang adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, karena hayat itu menunjuk pada kehidupan dan terang itu sumber kehidupan yang tidak lain adalah berbicara tentang Allah sebagai sumber hidup kita.

            Pemazmur juga mengungkapkan pernyataan kepastian, baik kepastian hukum, kepastian keadilan, kepastian pemeliharaan dan kepastian kasih setia bagi setiap orang yang mengenal Allah atau takut akan Tuhan. Saudara belantara dunia tidak akan pernah menyediakan kepastian apapun kepada kita, dunia hanya menyediakan kecemasan, ketakutan dan ketidakpastian bagi manusia. Jadi jika pemazmur dalam menjalani kembara hidupnya hanya berharap pada Allah dengan hidup takut akan Dia, maka tidak heran di dalam dirinya ada kepastian kenikmatan di dalam Tuhan.

Refleksi:
            Izinkan dirimu, berdiam diri sejenak setelah membaca pernyataan-pernyataan dari pemazmur. Bebaskan dirimu untuk menelusuri jalan hidup selama ini, jika engkau mendapati bahwa hidup ini terlalu berat dan jauh dari kenikmatan Tuhan, mungkinkah itu diakibatkan oleh karena belum ada rasa takut kepada Tuhan? Kemudian temukan apa saja sikap, pikiran dan perbuatan maupun perkataan yang ternyata itu semua ekspresi bahwa kita belum hidup takut kepada Tuhan. Selanjutnya, tentukan tekad terbaik untuk memulai hidup takut akan Tuhan.

Tekadku:
            Mulai saat ini, sadarilah bahwa kita sedang mengarungi belantara kehidupan yang sulit. Sesulit berjalan di tengah padang gurun yang tandus, kering dan panas. Tidak ada cara lain yang lebih baik dalam menjalani hidup ini, kecuali hidup takut akan Tuhan. Katakan “Aku bertekad untuk mengakui kasih, kuasa, keadilan dan pemeliharaan Allah itu sempurna dalam hidupku, dan bertekad menyambut kasih, pemeliharaan dan keadilan Allah sebagai sesuatu yg paling berharga dalam hidup serta jadikan Allah sumber hidup satu-satunya dalam hidup ini, dengan demikian aku sedang belajar hidup takut kepada Tuhan”

Tindakanku:
Saya mengucap syukur karena memiliki Allah seperti Tuhan Yesus yang bukan saja merupakan sumber kehidupan, tetapi juga adalah sumber kepastian bagi hidup dan masa depan saya. Saya akan menjadikan Tuhan Yesus saja pemimpin dalam hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*