suplemenGKI.com

Rabu, 15 Maret 2017

14/03/2017

Mazmur 95

IBADAH DENGAN PENUH SUKACITA

 

PENGANTAR
Tiap minggu kita beribadah. Apa tidak bosan ? secara jujur ibadah akan membosankan ketika kita melakukan sebagai rutinitas atau kewajiban semata. Ya, karena kita orang Kristen maka hari Minggu kita ke gereja untuk beribadah. Lama-kelamaan rutinitas atau kewajiban beribadah akan pudar dan membosankan. Mengapa demikian ? karena ibadah yang hanya sekedar rutinitas atau kewajiban tidak memiliki motivasi yang kuat. Lho, lalu apa yang menjadi motivasi kita dalam beribadah ? motivasinya adalah berjumpa dengan Tuhan. Nah, dalam perjumpaan dengan Tuhan dalam ibadah itulah akan terjadi kobaran api semangat beribadah.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang hendak diperlihatkan pemazmur tentang arti ibadat ? ( ayat 1-6 )
  2. Bagaimana pemazmur memotivasi umat yang mulai kendur imannya supaya bergairah kembali ? ( ayat  7-11 )

Bagi pemazmur ibadah kepada Tuhan memiliki makna yang dalam. Pertama, ibadat adalah pengakuan penuh sukacita akan keagungan Tuhan dan karya keselamatan yang dikerjakan-Nya bagi umat-Nya ( ayat 1 ). Kedua, ibadat adalah penyembahan penuh takwa/percaya akan hadirat-Nya ( ayat 2 ). Ketiga, ibadat juga mendengarkan Firman Allah dan teguran-Nya ( ayat 3-7). Tuhan hadir di tengah umat-Nya sebagai pencipta dan penyelamat. Dalam ibadat Jemaah akan membiarkan Allah berbicara melalui Firman Allah yang membimbing kepada kehidupan baru. Keempat, dalam ibadat Tuhan benar-benar “hari ini” berbicara kepada umat-Nya. Memang jemaat yang beribadat kepada Tuhan mendengarkan kesaksian tentang Firman dan karya Tuhan di masa lampau. Akan tetapi dalam ibadat, masa lampau menjadi “hari ini”.  Jemaat adalah keturunan dari angkatan masa lampau. Dengan mendengarkan kembali pengalaman iman mereka, pengalaman mereka menjadi pengalaman kita. Oleh sebab itu sesungguhnya ibadat tidak boleh berakhir dengan waktu ibadat.

==>maksudnya apa ini Pak?

 

Sikap mau mendengarkanFirman Tuhan harus berlangsung dalam hidup yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, karena Tuhan juga hadir dalam kehidupan kita.

Dalam kehidupan berjemaat banyak didapati jemaat yang imannya mulai kendur. Pemazmur mengingatkan mereka yang imannya kendur supaya mereka mendengarkan suara Tuhan ( ayat 7 ).

Pemazmur juga mengingatkan jemaat supaya mereka jangan mengeraskan hati ( ayat 8-10 ) seperti  umat Israel yang tidak taat kepada Tuhan di padang gurun sehingga Tuhan tidak memperkenankan mereka masuk tanah perjanjian.

Hendaklah teguran ini juga  mengingatkan kita, agar kita sadar untuk beribadah kepada Tuhan dengan setia karena Tuhan Yesus sangat setia kepada kita. Beribadahlah dengan sukacita sehingga membawa berkat dalam kehidupan kita dan sesama.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil waktu sejenak untuk merenungkan, apakah kita beribadah kepada Tuhan karena kewajiban ? atau karena kerinduan untuk berjumpa dengan Tuhan ?

TEKADKU
Ya Tuhan ampunilah saya, karena sering memiliki motivasi yang salah dalam beribadah.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya harus merubah motivasiku dalam beribadah, yaitu untuk berjumpa dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«