suplemenGKI.com

Bacaan : MAZMUR 40 : 1 -11

TUHAN PENGHARAPANKU

 

Pengantar
Ketika Daud menuliskan Mazmur ini hidupnya dalam keadaan tanpa harapan. Ia merasa seolah Tuhan yang dinantikan, tidak mendengarkan teriakannya. Betapa berat hidup yang dijalani, seperti sedang di bawa ke lubang kebinasaan, yang adalah metafora dari keadaan menyakitkan, tersingkir dari kehidupan sosial dan situasi hidup yang tidak nyaman. 

Pemahaman

  1. Dalam keadaan tanpa harapan, apa yang dilakukan pemazmur? (ayat 2)
  2. Dari mana pemazmur mendapatkan pertolongan? (ayat 3-4)
  3. Apa yang dilakukan pemazmur bagi orang percaya lainnya? (ayat 5-11) 

Dalam keadaan tanpa harapan, menyakitkan dan tersingkir,  pemazmur menanti-nantikan Tuhan. Dalam penantian tersebut pemazmur memohon / berdoa meminta pertolongan Tuhan ia sadar bahwa satu-satunya Pribadi yang sanggup menolongnya adalah Tuhan, untuk itu pemazmur menyatakan keyakinannya di dalam doa.

Dengan bahasa puitis pemazmur menuliskan, “Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku”. Dari kalimat tersebut pemazmur melihat bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan yang membuatnya mampu berjalan dengan tegap dan menyanyikan nyanyian baru sebagai rasa ucapan syukur yang keluar dari lidah bibir karena Tuhan telah membebaskan dan membuat hidup pemazmur sedemikian rupa sehingga dapat melekatkan hati pemazmur kepada Tuhan.

Apa yang telah dialami oleh pemazmur juga dapat dialami oleh orang lain yang menaruh harap pada Tuhan. Dengan demikian layaklah bila setiap orang yang menaruh harap pada Tuhan akan mendapat kebahagiaan. Kebahagiaan dalam diri orang-orang yang berharap pada Tuhan adalah kebahagiaan yang berbeda dengan orang-orang yang mengandalkan kekuatan manusia melainkan kebahagiaan yang utuh / sempurna,  yang tidak hilang oleh karena situasi dan kondisi oleh sebab itu pemazmur mengajak orang percaya lain untuk melakukan kehendak Tuhan, sehingga setiap orang percaya akan menaikkan ucapan syukur yang sejati kepada Tuhan.

Jika kita telah merasakan kasih dan pertolongan Tuhan maka kita pun juga akan memiliki sikap yang sama yaitu mengucapkan syuur dan memuliakan Tuhan. Amin.

REFLEKSI
-  Apakah saudara pernah merasakan pertolongan Tuhan?
-  Apa yang saudara lakukan setelah saudara mendapat pertolongan Tuhan?  

TEKADKU
Ya Tuhan ajarlah saya mengucap syukur atas setiap pertolongan Tuhan dalam hidupku, dan ajarlah saya untuk memuliakan namamu.

TINDAKANKU
Saya akan selalu menaruh harap kepada Tuhan yang adalah sumber pertolongan ku, dan saya akna selalu bersyukur kepada Tuhan atas semua pertolonganNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«